Penggemar film superhero pasti senang dengan penayangan Avengers: Age of Ultron. Siapa tak ingin melihat pahlawan super favorit seperti Hulk, Iron Man, Captain America dan Thor kembali bahu membahu melawan musuh? Sudah jelas, lawan yang harus dijinakkan sangat tangguh.
Banyak hal menarik di film terbaru dari Marvel ini. Bagi yang sudah menyaksikan, Avengers: Age of Ultron sarat dengan keterlibatan teknologi meski masih sangat mengawang-awang untuk ukuran zaman sekarang.
Terutama Tony Stark, si Iron Man yang pada dasarnya ilmuwan jenius. Ia terlihat banyak menggunakan gadget serta teknologi canggih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan hanya gadget, musuh yang hadir pada film ini pun berbau teknologi. Sebelumnya, pada film terdahulu, Avengers bahu membahu dalam menaklukkan Loki dan para sekutunya. Kali ini, lawan Avengers adalah Ultron. Oh ya jika ingin lanjut membaca, bahasan berikutnya mengandung sedikit spoiler soal Ultron ini.
Bukan musuh biasa, Ultron adalah semacam kecerdasan buatan yang sangat pintar. Ia diciptakan oleh Tony Stark dibantu Bruce Banner dari tongkat yang awalnya dipegang oleh Loki.
Jadi setelah berhasil merampas tongkat tersebut dari tangan musuh, Tony membawanya ke markas untuk diteliti oleh Jarvis, program kecerdasan buatan yang diciptakannya. Ternyata permata yang ada di tongkat tersebut juga memiliki semacam kecerdasan buatan.
Tony Stark awalnya berharap kecerdasan buatan yang dinamakan Ultron tersebut bisa dimanfaatkan untuk menjaga kedamaian dunia. Akan tetapi yang terjadi malah sebaliknya.
Ultron diceritakan berubah menjadi senjata makan tuan bagi Avengers. Ia muncul sebagai lawan yang sangat pintar dan ganas sehingga Iron Man dan kawan-kawan kewalahan. Misinya hanya satu, menghancurkan dunia.
Kecerdasan buatan yang menjadi musuh sudah beberapa kali muncul di film. Yang paling terkenal barangkali adalah Terminator, di mana program Skynet memporak-porandakan umat manusia.
Dan biasanya akan timbul pertanyaan, apakah kisah seperti itu suatu saat akan sungguh terjadi, di mana robot memberontak pada manusia? Beberapa sosok tenar seperti ilmuwan fisika Stephen Hawking, bos perusahaan mobil Tesla Elon Musk sampai pendiri Apple, Steve Wozniak, baru-baru ini memperingatkan kalau bisa saja kecerdasan buatan atau robot merajalela.
"Perkembangan kecerdasan buatan secara penuh bisa berarti akhir dari ras manusia. Mereka akan berkembang sendiri dan mendesain ulang dirinya sendiri. Manusia, yang terbatas karena evolusi biologis yang lambat, tidak bisa menandinginya dan akan tergantikan," ucap Hawking belum lama ini.
Bagaimanapun, pendapat tersebut hanya prediksi yang entah benar entah tidak. Jikalaupun benar, sepertinya masih membutuhkan waktu begitu lama. Untuk sekarang lebih baik menikmati dulu suguhan aksi memukau dari Iron Man, Hulk, Thor, Captain America, serta deretan karakter pahlawan yang lain.
Secara keseluruhan, Avengers: Age of Ultron adalah film yang memuaskan, khususnya bagi para penggemar superhero. Kehadiran musuh yang tangguh, berupa sistem kecerdasan buatan yang berubah mematikan, membuat para jagoan kita ini tak bisa mengalahkannya dengan mudah.
(fyk/rou)