Dikatakan Twitter, mereka terpaksa harus menghentikan sementara fungsi tersebut karena banyaknya laporan yang mengeluhkan banjir spam via Direct Message. Dihadirkannya lagi fungsi ini, Twitter berjanji bahwa masalah spam tersebut sudah diatasi.
Di halaman support-nya yang dikutip detikINET, Rabu (19/11/2014), Twitter menyebutkan bahwa semua link akan disingkat menggunakan layanan penyingkat URL http://t.co. Twitter juga menjelaskan keuntungan menggunakan layanan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk saat ini mungkin belum semua pengguna bisa menggunakan lagi fungsi mengirim link melalui Direct Messages. Twitter berjanji akan mengembalikan fungsi tersebut secara bertahap bagi seluruh penggunanya.
(rns/ash)