Menurut Sacks, masyarakat yang terobsesi dengan produk adalah masyarakat yang menuju kegagalan. Sayangnya, menurut dia, Steve Jobs dan Apple berperan dalam menciptakan kondisi semacam itu.
"Masyarakat konsumen dipondasi Steve Jobs ketika ia turun dari 'gunung' dengan dua tablet, iPad dan iPad 2, dan hasilnya kita sekarang punya budaya iPod, iPhone, iTunes, i, i, i. Ketika Anda adalah individualis, berbudaya egosentris dan hanya memperhatikan tentang 'i', Anda tidak hidup dengan baik," ucap dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda mendapatkan sebuah iPhone namun (kecewa) karena tidak punya versi terbarunya, masyarakat konsumen faktanya adalah mekanisme paling efektif untuk menciptakan dan mendistribusikan ketidakbahagiaan," imbuhnya.
Pernyataan sang Rabbi tersebar luas di media massa. Ia kemudian mengklarifikasi bahwa bukan maksudnya menyerang Jobs secara personal karena ia sendiri juga pemakai iPhone dan iPad. Ia hanya ingin mengatakan bahaya dari konsumerisme berlebihan.
(fyk/ash)