Empat astronaut misi Artemis 2 saat ini sedang dalam perjalanan ke Bulan selama 10 hari. Namun, siapa sangka bahkan di luar angkasa pun para astronaut ini masih harus menghadapi masalah IT sepele karena aplikasi Microsoft Outlook.
Sekitar 13 jam setelah kapsul Orion yang membawa awak astronaut mengangkasa, komandan misi Artemis 2 Reid Wiseman melaporkan sejumlah masalah teknis kepada pusat pengendali misi di Bumi.
Wiseman meminta bantuan teknis untuk masalah konektivitas di perangkat komputasi pribadi (PCD) yang dipakai dalam misi ini yaitu Microsoft Surface Pro. Wiseman mengaku sudah mencoba mematikan dan menghidupkan kembali perangkat sebelum meminta bantuan, tapi tidak bisa menyelesaikan masalahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awalnya Wiseman melaporkan masalah terkait software Optimus, tapi kemudian ia menyampaikan masalah yang lebih umum yaitu dua aplikasi Microsoft Outlook yang tidak dapat dibuka.
"Saya juga melihat bahwa saya memiliki dua Microsoft Outlook, dan keduanya tidak berfungsi," kata Wiseman, seperti dikutip dari TechCrunch, Jumat (3/4/2026).
"Jika Anda ingin mengecek dari jarah jauh dan memeriksa Optimus dan kedua Outlook tersebut, itu akan sangat membantu," sambungnya.
o
Tidak lama setelah Wiseman melaporkan masalah tersebut, Mission Control menyampaikan kabar baik soal perangkatnya.
"Kami ingin memberi tahu Reid bahwa kami telah mengakses PCD 1-nya dari jarak jauh. Kami berhasil menyelesaikan masalah untuk Optimus, dan untuk Outlook, kami berhasil membukanya. Akan terlihat offline, yang memang sudah diperkirakan," kata Mission Control.
Tablet bermasalah bukan isu terbesar yang dihadapi awak Artemis 2. Tidak lama setelah mengangkasa, kipas di toilet kapsul Orion mengalami masalah sehingga tidak bisa dipakai untuk buang air kecil.
NASA sudah melengkapi kapsul Orion dengan kantung urinal darurat yang dapat dipakai untuk buang air kecil. Untungnya, masalah toilet itu bisa diselesaikan setelah tim astronaut menerima instruksi dari Mission Control.
(vmp/vmp)

