Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Margaret Hamilton, Software Engineer yang Bantu Manusia ke Bulan Pertama Kali

Margaret Hamilton, Software Engineer yang Bantu Manusia ke Bulan Pertama Kali


Aisyah Kamaliah - detikInet

Margaret Hamilton adalah ilmuwan komputer yang berkontribusi dalam misi Apollo untuk mengirim manusia ke bulan
Margaret Hamilton adalah ilmuwan komputer yang berkontribusi dalam misi Apollo untuk mengirim manusia ke Bulan. Foto: Doc. MIT
Jakarta -

Apollo 11 menjadi misi yang pertama kali mengirim manusia ke Bulan pada 1969. Saat itu, ada peran besar dari Margaret Hamilton dalam mengembangkan sistem panduan program Apollo.

Margaret Hamilton adalah perempuan kelahiran 17 Agustus 1936, dia memimpin Divisi Rekayasa Perangkat Lunak dari Laboratorium Instrumentasi di Massachusetts Institute of Technology (MIT). Mengutip laman resmi MIT, Margaret dan tim dikontak National Aeronautics and Space Administration (NASA) untuk mengembangkan sistem panduan program misi ke Bulan pada 1961.

Margaret Hamilton bukan orang sembarangan. Dia adalah matematikawan yang mempopulerkan konsep rekayasa perangkat lunak. Dia merupakan software engineer pertama di dunia dan kecerdasannya diakui banyak ilmuwan. Bahkan, metode desainnya telah menjadi dasar dari banyak teknik rekayasa perangkat lunak modern saat ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Sistem Hamilton sangat berpengaruh dalam misi Apollo 11. Saat komputer kelebihan beban, sistemnya berhasil memprioritaskan tugas sesuai kepentingan.

Berkat kontribusinya, Margaret dianugerahi NASA Exceptional Space Act Award (2003) dan Presidential Medal of Freedom dari Barack Obama (2016).

Software engineer pertama di dunia

Dikutip dari IEEE Computer Society, Margaret Hamilton adalah seorang software engineer pertama di dunia. Dia meletakan dasar-dasar disiplin ilmu bidang rekayasa perangkat lunak atau software engineering.

"(Margaret) telah menciptakan istilah rekayasa perangkat lunak sambil mengembangkan sistem panduan dan navigasi untuk pesawat ruang angkasa Apollo," tulis Lori Cameron di laman tersebut.

Margaret mengatakan dirinya lah yang memperkenalkan istilah software engineering untuk membedakannya dengan ilmu tentang perangkat keras atau hardware. Saat pertama kali menggunakan istilah tersebut, Margaret mengaku mendapat cacian. Pada masa itu, istilah software engineering dianggap sebuah lelucon besar.

"Mereka suka mengolok-olok saya tentang ide-ide radikal saya. Software pada akhirnya dan tentu saja mendapatkan penghargaan yang sama seperti disiplin ilmu lainnya," ujar Margaret saat diwawancara koran Spanyol El Pais. Demikian melansir detikEdu.




(ask/ask)




Hide Ads