Sebelumnya, seorang blogger teknologi asal Australia Nik Cubrilovic melakukan uji coba. Dari percobaannya itu, dia mengklaim menemukan bahwa ketika pengguna sign out, situs tersebut tidak menghapus pelacakan cookies, melainkan memodifikasinya.
"Facebook menyimpan informasi yang dapat mengidentifikasi pengguna saat berselancar di internet," klaim Cubrilovic seperti dilansir Sydney Morning Herald dan dikutip detikINET, Senin (3/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas laporan ini, 10 kelompok public interest meminta Federal Trade Commission (FTC) untuk menginvestigasi praktik pelacakan ini. Mereka meminta FTC menguji apakah fitur Ticker dan timeline Facebook meningkatkan risiko keamanan privasi pengguna dengan mengombinasikan informasi biografi dalam format yang mudah diakses.
(rns/wsh)