Dikutip detikINET dari Digital Trends, Kamis (4/8/2011), aksi ini memang tidak berbahaya, karena hanya menyasar salah satu resep coklat andalan Hershey's. Pelaku pun diketahui tidak berupaya mengakses data pribadi konsumen.
Hershey's pun menegaskan, tidak ada nomor kartu kredit atau informasi akun bank tersimpan di server yang sama dengan data resep coklat. Namun memang, di server tersebut terdapat pula data berupa password, alamat email dan tanggal lahir konsumen yang mendaftar ke situs tersebut. Hershey's menduga hacker ini adalah orang yang terobesesi dengan coklat sekaligus chef pastry amatir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hershey juga mengklaim telah melakukan penanganan khusus terhadap websitenya dan memperbaiki celah keamanan untuk mencegah terulangnya hal serupa.
(rns/ash)