Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Kencan Online Tak Selalu Berujung Mimpi Indah

Kencan Online Tak Selalu Berujung Mimpi Indah


- detikInet

Jakarta - Banyak contoh memang yang menunjukkan bahwa perkenalan di dunia maya berakhir manis di dunia nyata. Namun tak semua kisah kasih online berakhir manis seperti dongeng yang selalu kita impikan. Tak jarang malah berakhir tragis.

Tracey Mooney, seorang pengamat media sosial dan juga aktif di perusahaan keamanan McAfee mengatakan bahwa banyak orang berharap cikal-bakal percintaan mereka di internet dapat berakhir manis, namun tak demikian adanya.

Sebab, internet dengan segala 'topengnya' justru dapat dimanfaatkan untuk berbuat jahat dan berbagai penipuan. Ujung-ujungnya bisa ditebak, alih-alih berakhir manis yang ada malah berujung hal negatif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus yang disoroti Tracey lebih terkait soal potensi kejahatan seksual yang diawali dari perkenalan online. Awalnya, korban dirayu sedemikian rupa hingga terbuai.

Kemudian diajak kopi darat, sayangnya kenyataan yang didapat justru bertolak belakang dari harapan. Si wanita malah menjadi korban pelecehan seksualdari pelaku yang memang sudah lama mengincarnya.

Berikut 5 hal yang disoroti Tracey perihal aktivitas rayuan online yang dikutip detikINET dari situs McAfee, Selasa (26/4/2011):

1. Pelaku biasanya berbohong seputar umur dan foto wajahnya.
2. Rayuan atau aksi flirting online dilakukan dengan lancarnya. Berbeda ketika hal itu dilakukan di dunia nyata
3. Setelah terjadi pertukaran foto, tak jarang dilanjutkan aksi sexting alias mengirimkan pesan-pesan merayu berbau mesum.
4. Jika diajak untuk bertemu secara offline (kopi darat), jangan datang sendiri. Ajaklah teman atau keluarga untuk menemani Anda.
5. Jangan mau jika diajak pergi ke suatu tempat yang asing.
Β 


(ash/fyk)





Hide Ads