Tracey Mooney, seorang pengamat media sosial dan juga aktif di perusahaan keamanan McAfee mengatakan bahwa banyak orang berharap cikal-bakal percintaan mereka di internet dapat berakhir manis, namun tak demikian adanya.
Sebab, internet dengan segala 'topengnya' justru dapat dimanfaatkan untuk berbuat jahat dan berbagai penipuan. Ujung-ujungnya bisa ditebak, alih-alih berakhir manis yang ada malah berujung hal negatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian diajak kopi darat, sayangnya kenyataan yang didapat justru bertolak belakang dari harapan. Si wanita malah menjadi korban pelecehan seksualdari pelaku yang memang sudah lama mengincarnya.
Berikut 5 hal yang disoroti Tracey perihal aktivitas rayuan online yang dikutip detikINET dari situs McAfee, Selasa (26/4/2011):
1. Pelaku biasanya berbohong seputar umur dan foto wajahnya.
2. Rayuan atau aksi flirting online dilakukan dengan lancarnya. Berbeda ketika hal itu dilakukan di dunia nyata
3. Setelah terjadi pertukaran foto, tak jarang dilanjutkan aksi sexting alias mengirimkan pesan-pesan merayu berbau mesum.
4. Jika diajak untuk bertemu secara offline (kopi darat), jangan datang sendiri. Ajaklah teman atau keluarga untuk menemani Anda.
5. Jangan mau jika diajak pergi ke suatu tempat yang asing.
Β
(ash/fyk)