Tuduhan ini rupanya sampai ke telinga pemerintah negeri Tirai Bambu itu. Mereka pun menolak dijadikan kambing hitam atas kesukaran warganya dalam mengakses Gmail.
"Tuduhan tersebut tidak bisa diterima," demikian komentar singkat dari Jiang Yu, juru bicara Kementerian China seperti detikINET kutip dari BBC, Selasa (22/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
China memang sangat ketat dalam mengontrol internet. Pemerintah negeri Tirai Bambu itu tidak segan memblokir layanan situs-situs populer seperti YouTube, Facebook sampai Twitter. Mereka juga kerap dituding melakukan serangan cyber ke negara-negara Barat. Namun pemerintah China selalu membantah tudingan tersebut.
(fyk/ash)