Perlu diingat, situs indoleaks.org ditumpangi (mirrored) yakni indoleaks.net dan indoleak.net (tanpa 'S'). Awalnya dua mirror tersebut menjadi penerus informasi saat situs indoleaks.org yang tak bisa diakses kala itu. Sayangnya kini dua mirror itu sudah alih profesi.
Pengamat telematika dan akademisi, Abimanyu Wachjoewidajat memberi penjelasan kepada detikINET perihal ketiga situs tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Indoleak.net justru tengah dilelang kepada calon pembeli. Saat disambangi detikINET, Selasa (8/2/2011), terdapat isi pesan 'situs ini indoleak.net dijual' pada halaman mukanya.
Lantas bagaimana dengan situs asli indoleaks.org? Situs yang dulu banyak dikhawatirkan akan membongkar banyak hal ini ternyata hanya berhenti pada pengungkapan kasus Bank Century dan tidak ada informasi tambahan lainnya. Data terakhir situs itu diketahui diupload pada Januari 2011, dengan kasus masih seputar hasil investigasi bank century.
"Mungkin pelaku mulai menyadari bahwa apapun yang dibongkar awareness masyarakat Indonesia tidak akan konsisten pada suatu topik yang diangkat secara terus menerus, karena perhatian masyakat kita mudah sekali dialihkan (atau beralih) ke kasus topik lain yang lebih asik diikuti," imbuh Abah.
(fw/ash)