Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Yahoo: Delicious Tidak Dimatikan, Tapi...

Yahoo: Delicious Tidak Dimatikan, Tapi...


- detikInet

Jakarta - Kasak-kusuk soal bakal dimatikannya sejumlah produk Yahoo sempat menyeret nama Delicious. Namun rupanya Yahoo langsung bereaksi dan menegaskan bahwa unit bisnis situs sosial media bookmark ini cuma dipisahkan.

"Kami tidak mematikan Delicious," tegas Yahoo, dalam postingannya di blog Delicious, dikutip detikINET dari ZdNet, Senin (20/12/2010).

"Ketika kita telah menentukan bahwa tidak ada kecocokan strategis di Yahoo, kami percaya ada suatu rumah yang ideal untuk Delicious di luar perusahaan dimana dapat mengangkatnya untuk lebih bersaing," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Delicous sendiri dipercaya masih memiliki daya magis dengan pelanggan-pelanggan yang cukup loyal. Delicous sendiri bukanlah produk yang dilahirkan Yahoo secara langsung, namun diakuisisi sang raksasa internet itu pada tahun 2005.

Kini, tim Delicous dikabarkan tengah mempersiapkan diri demi menatap masa depan yang baru. Bakal seperti apa gebrakan baru Delicous, masih menjadi misteri.

Sebelumnya, Yahoo telah memastikan bakal mematikan salah satu produk miliknya, yakni Yahoo Buzz. Namun seiring membahananya kabar penutupan itu, muncul juga isu jika ada lebih dari satu layanan Yahoo yang akan ditutup. Nah, konon korban selanjutnya adalah Delicous, MyBlogLog, dan Alta Vista.

Selain itu, Yahoo juga telah memastikan bakal memangkas sekitar 4 persen jumlah karyawan mereka. Diperkirakan angka itu mencapai sekitar 600 orang karyawan. Kebanyakan adalah dari divisi produk.

Meski demikian, Yahoo mengatakan akan tetap melakukan rekrutmen untuk hal-hal yang jadi prioritas. "Perubahan kali ini adalah bagian dari strategi kami untuk menempatkan Yahoo agar mendapatkan pertumbuhan revenue dan perluasan margin," sebut pernyataan Yahoo.

Sejak 2009, bersamaan dengan masuknya CEO Carol Bartz, Yahoo mencapai peningkatan margin keuntungan. Tapi di sisi lain, pertumbuhan pendapatan mereka disebut terhenti. Sedangkan pageview Yahoo menurun 4 persen.
(ash/rns)




Hide Ads