"Kami tidak mematikan Delicious," tegas Yahoo, dalam postingannya di blog Delicious, dikutip detikINET dari ZdNet, Senin (20/12/2010).
"Ketika kita telah menentukan bahwa tidak ada kecocokan strategis di Yahoo, kami percaya ada suatu rumah yang ideal untuk Delicious di luar perusahaan dimana dapat mengangkatnya untuk lebih bersaing," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, tim Delicous dikabarkan tengah mempersiapkan diri demi menatap masa depan yang baru. Bakal seperti apa gebrakan baru Delicous, masih menjadi misteri.
Sebelumnya, Yahoo telah memastikan bakal mematikan salah satu produk miliknya, yakni Yahoo Buzz. Namun seiring membahananya kabar penutupan itu, muncul juga isu jika ada lebih dari satu layanan Yahoo yang akan ditutup. Nah, konon korban selanjutnya adalah Delicous, MyBlogLog, dan Alta Vista.
Selain itu, Yahoo juga telah memastikan bakal memangkas sekitar 4 persen jumlah karyawan mereka. Diperkirakan angka itu mencapai sekitar 600 orang karyawan. Kebanyakan adalah dari divisi produk.
Meski demikian, Yahoo mengatakan akan tetap melakukan rekrutmen untuk hal-hal yang jadi prioritas. "Perubahan kali ini adalah bagian dari strategi kami untuk menempatkan Yahoo agar mendapatkan pertumbuhan revenue dan perluasan margin," sebut pernyataan Yahoo.
Sejak 2009, bersamaan dengan masuknya CEO Carol Bartz, Yahoo mencapai peningkatan margin keuntungan. Tapi di sisi lain, pertumbuhan pendapatan mereka disebut terhenti. Sedangkan pageview Yahoo menurun 4 persen.
(ash/rns)