Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Cracker Curi Data Pelanggan McDonald's

Cracker Curi Data Pelanggan McDonald's


- detikInet

Jakarta - Sejumlah pelanggan McDonald's boleh jadi kini tengah harap-harap cemas. Pasalnya, data mereka berada dalam tangan peretas yang tidak bertanggung jawab. Bisa-bisa, dedemit maya memanfaatkan data tersebut untuk hal yang merugikan.

Hilangnya data pelanggan ini sejatinya bukanlah murni kesalahan pihak McDonald's. Sebab, data yang seharusnya tidak untuk konsumsi publik tersebut tengah berada dalam penanganan partner McDonald's -- Arc Worldwide -- yang memang bertugas khusus untuk mengelola data pelanggan.

Naas, database perusahaan tersebut dilaporkan telah dibobol cracker. Data-data sensitif di dalamnya pun dicuri. Tidak disebutkan memang berapa banyak data yang telah dicolong dan data dari negara mana yang diambil selain pasar Amerika Serikat. Namun tetap saja, hal ini cukup membuat restoran fast food itu berurusan dengan pihak berwajib.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juru bicara McDonald's terkesan enggan memaparkan informasi apa saja yang bocor tersebut. Hanya saja ia mengaku bahwa data-data tersebut 'hanya' berupa informasi secara umum. Bukan terkait social security number, kartu kredit, atau data sensitif lainnya.

"Data-data terbatas itu seperti umur, cara untuk mengontak pelanggan, dan informasi umum lainnya," kilah sang juru bicara, dikutip detikINET dari PC World, Senin (13/12/2010).

Tak lupa, ia juga meminta kepada para pelanggan McDonald's untuk tenang. Dan jangan ragu untuk menghubungi kontak resmi McDonald's jika ada pihak yang menghubungi mereka dan mengatasnamakan restoran yang memiliki icon bernama Ronald McDonald's tersebut.

"Jika ada pihak yang menghubungi Anda dan mengaku dari McDonald's serta menanyakan soal data pribadi atau informasi keuangan, jangan meresponsnya. Lebih baik langsung mengontak nomor resmi kami," pungkasnya. (ash/eno)







Hide Ads