Salah satu contohnya seperti yang terjadi di kantor imigrasi Jakarta Selatan. Diakui Kepala Bidang Pendaratan dan Izin Masuk (Kabid Darinsuk) kantor imigrasi Jakarta Selatan, Maulia Purnamawati, memang kebanyakan para pemohon paspor masih menggunakan cara manual.
"Di kantor kami, yang mengajukan permohonan paspor lewat online sebenarnya sudah cukup banyak. Setiap hari ada 60 orang, itu sekitar 25 persen. Tapi memang masih lebih banyak yang mengajukan dengan datang langsung," kata Maulia saat ditemui detikINET di kantornya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau daftar online, si pemohon bisa menghemat waktu. Mereka tak perlu antre pengajuan berkas. Jadi ketika datang, tinggal bayar, lalu difoto, ambil sidik jari dan keperluan lainnya," kata Maulia.Β Β
Menurutnya, setiap kantor imigrasi juga sudah berupaya mensosialisasikan berbagai layanan mereka ke publik melalui website, banner petunjuk di kantor imigrasi dan nomor hotline.Β
"Pokoknya kita buka informasi ke publik seluas-luasnya. Jadi kalau ada yang tidak dimengerti, atau masalah saat mengajukan paspor di online, coba ditanyakan ke petugas kami, kami pasti bantu. Kami harap berbagai layanan yang lebih memudahkan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya," tutup Maulia. (rns/ash)