Akses YouTube di Turki telah diblokir sejak Mei 2008. Pemblokiran dilakukan karena kehadiran video yang dinilai telah menyerang pendiri Turkei, Mustafa Kemal Ataturk. Sabtu pekan lalu, pengadilan tingi di Ankara, telah mencabut kebijakan pemblokiran setelah mengetahui video tersebut hilang dari YouTube.
Dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Kamis (04/11/2010), mendengar hal ini YouTube segera mengonfirmasikan bahwa pihaknya tidak menghapus video itu atas permintaan pemerintah Turki. Melainkan, sebuah perusahaan asal Jerman telah memanfaatkan tools Google yang berfungsi mengatasi pelanggaran hak cipta di websitenya sehingga video itu bisa dihilangkan secara otomatis. Video itu kini muncul kembali karena perusahaan tersebut menemukan bahwa hak cipta video rupanya palsu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini para petinggi di Turki tengah ramai membahas kemunculan video yang diduga adalah mantan ketua oposisi Turki Deniz Baykal yang tengah tidur dengan seorang pelayan.
Juru bicara Dewan Telekomunikasi Turki Guleser Aykara menyebutkan, timnya telah mengetahui hal ini dan tengah membahas apakah akan memblokir YouTube lagi atau tidak. "Kami akan mengecek apabila masih ada konten tak diinginkan masih tertinggal di situs itu," tandas Aykara. (rns/ash)