Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Wikipedia Bantah Jadi Sarang Pedofilia

Wikipedia Bantah Jadi Sarang Pedofilia


- detikInet

Jakarta - Situs ensiklopedia Wikipedia disebut-sebut menjadi sarang bagi para pedofilia. Namun pihak Wikipedia membantah hal tersebut dan dengan keras mengatakan sangat membenci tindakan pedofilia.

Bantahan ini disampaikan Sue Gardner, Executive Director Wikimedia Foundation yang merupakan organisasi induk Wikipedia. "Sejak dulu, Wikipedia tidak pernah menoleransi segala kebijakan terkait pedofilia atau pembelaaan pedofilia dan pornografi anak," tegasnya, dikutip detikINET dari Times of India, Selasa (29/6/201).

Pernyataannya itu disampaikan sebagai respons atas pemberitaan yang menyebutkan ada banyak pedofilia yang bersarang di Wikipedia. Hasil investigasi yang dilakukan badan pengawas internet Perverted Justice Foundation dan Wikisposure.com mengemukakan fakta bahwa komunitas pedofilia dari seluruh dunia memanfaatkan Wikipedia sebagai alat propaganda untuk membentuk opini publik bahwa pedofilia tidak melanggar hukum. Komunitas pedofilia itu juga bergerilya melalui melalui chat room post di Wikipedia, mendiskusikan berbagai agenda mereka dan merekrut anggota baru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perlu diketahui, komunitas Wikimedia sangat mewaspadai konten-konten semacam itu. Jadi kabar tersebut tidak benar dan semua tuduhan yang ditujukan kepada Wikipedia salah," tukas Gardner lagi.

Namun bantahan tersebut diragukan oleh sebagian pengamat keamanan internet. Salah satunya, Hemanshu Nigam yang mengepalai divisi keamanan komputer dan internet di Microsoft dan situs jejaring sosial MySpace.

"Hampir setiap situs jaringan sosial lainnya telah mengambil langkah untuk membersihkan situs mereka dari konten-konten semacam itu, kecuali Wikipedia," kata Nigam.

Nigam yang juga merupakan co-chairman Online Safety Technology Group Presiden Amerika Serikat Barack Obama ini mengatakan, Wikipedia sama sekali tidak melakukan tanggung jawabnya dan malah menyediakan 'surga online' bagi para pedofilia.

"Itu sama saja dengan memilih untuk mengabaikan jenis eksploitasi terburuk di dunia," tandasnya.
(rns/ash)




Hide Ads