Dengan demikian, dijelaskan Kepala BSA Indonesia Donny A. Sheyoputra, total jumlah anggota lokal BSA Indonesia menjadi 8 perusahaan.
Adapun 7 perusahaan yang telah lebih dulu bergabung adalah Andal Software, Zahir Internasional, Bamboomedia Cipta Persada, Intellix Global Crossing, Collega Inti Pratama, Pesona Edu, dan Mitrais.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami senang bergabung dengan BSA Indonesia karena sejalan dengan misi kami untuk meningkatkan kesadaran dan penghargaan terhadap pentingnya perlindungan hak kekayaan intelektual, khususnya hak cipta di bidang software," ujarnya dalam jumpa pers di Restoran Sindang Reret Jakarta, Rabu (13/1/2010).
"Sebagai perusahaan lokal yang melakukan investasi di sumber daya manusia, riset dan partner bisnis, tentu kami tidak bisa bersaing melawan para individu yang melakukan pembajakan software dan menjualnya dengan harga murah. Perlindungan terhadap HKI yang semakin kuat, disertai dengan program pendidikan dan advokasi merupakan upaya yang harus dilakukan untuk menekan pembajakan software," lanjut pria yang biasa disapa Dicky ini.
PT Businessoft Indonesia adalah perusahaan konsultan bisnis sekaligus pengembang software yang fokus pada aplikasi customer relationship management (CRM) dan supply chain management (SCM). (ash/faw)