Sebuah studi di University of Washington, Amerika Serikat, coba menguak mengapa para wanita seakan anti dengan dunia TI. Rupanya, stereotipe pakar komputer yang misalnya sibuk semalaman melakukan coding dan tak punya kehidupan sosial, membuat wanita tak berminat.
"Saat orang berpikir mengenai ilmu komputer, citra yang segera muncul di otak mereka adalah seorang pecandu komputer yang dikelilingi barang seperti game, benda-benda berunsur fiksi sains dan makanan cepat saji," ujar Sapna Cheryan, akademisi pemimpin studi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Cheryan, manusia membuat penilaian instan bagaimana dia akan cocok di suatu obyek dan orang-orang yang biasanya ada di lingkungan tersebut.
Dengan menganggap lingkungan TI penuh orang dan keadaan yang tak sesuai, para wanita pun banyak yang enggan. Dalam riset ini, dilibatkan 250 relawan untuk mencari alasan mengapa proporsi wanita yang berkecimpung di dunia TI kian sedikit, sementara di bidang lain seperti Biologi atau Matematika meningkat. (fyk/faw)