Dilansir Telegraph dan dikutip detikINET, Rabu (23/9/2009), studi tersebut menyimpulkan bahwa adalah mungkin memprediksi orientasi seksual pria dengan
menganalisis gender dan seksualitas teman mereka di situs jejaring.
Sebagai bagian studi ini, mahasiswa bernama Carter Jernigan dan Behram Mistree mengamati teman-teman Facebook yang ada di account lebih dari 1500 mahasiswa.
Mereka coba menganalisis orientasi seksual teman-teman tersebut melalui data personal dalam profil Facebooknya masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program tersebut rupanya cukup mumpuni. Sebab saat dipakai untuk memprediksi orientasi seksual 10 pria homoseksual yang tidak mengungkapkan informasi orientasi seksualnya di Facebook, software ini tetap mampu mengidentifikasi mereka sebagai gay.
Jernigan dan Mistree menamakan temuannya itu sebagai Gaydar. Rencananya, hasil riset tersebut bakal segera dipublikasikan di jurnal ilmiah. (fyk/faw)