Semuanya bermula tatkala seorang pria yang tidak disebutkan identitasnya tengah berjalan di Amberson Avenue, Shadyside, Pittsburgh Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00. Tiba-tiba langkahnya dihentikan oleh dua orang asing yang mengancamnya dengan senjata dan memaksanya untuk menyerahkan dompet.
Dikutip detikINET dari Softpedia, Senin (7/9/2009), saat melihat isi dompet si korban, perampok itu melihat ada kartu kredit. Kemudian mereka meminta korban memberitahukan nomor PIN (personal identification number).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat polisi tiba di rumahnya, korban telah menonaktifkan kartu kreditnya dan menggunakan komputer untuk terhubung dengan GPS iPhone yang dirampok. Alhasil, ia bisa melacak setiap pergerakan para perampok.
Kepada polisi, ia menyebutkan setiap aktivitas yang dilakukan perampok tersebut. Pertama para perampok menarik US$ 500 dengan kartu kreditnya. Kemudian perampok itu bergerak ke sebuah pom bensin dan membeli bahan bakar US$ 42,6 lalu meluncur ke Wal-Mart di Versailles.
Petualangan para perampok tersebut berakhir di Eat'n Park dimana polisi membekuk mereka. Para perampok tersebut diketahui bernama Bryant Rather (22), Brent Ray Potter (22), serta salah seorang teman mereka yang ikut menikmati hasil rampokan bernama Myron Knox Jr (22).
Para perampok itu tidak bisa berkutik karena polisi menemukan barang bukti rampokan di tangan mereka. Mereka pun ditangkap dengan tuduhan melakukan tindakan kriminal, kepemilikan barang rampokan, serta penyalahgunaan kartu kredit.
Β
(faw/ash)