Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Viral Serigala Kabur Ternyata Foto AI, Polisi Tangkap Pelaku Hoaks

Viral Serigala Kabur Ternyata Foto AI, Polisi Tangkap Pelaku Hoaks


Adi Fida Rahman - detikInet

Foto Serigala Neukgu Ternyata AI
Viral Serigala Kabur Ternyata Foto AI, Polisi Tangkap Pelaku Hoaks Foto: via BBC
Jakarta -

Kasus serigala kabur yang sempat menghebohkan Korea Selatan ternyata diwarnai hoaks berbasis kecerdasan buatan (AI). Polisi menangkap seorang pria berusia 40 tahun karena menyebarkan foto palsu yang diklaim sebagai keberadaan serigala bernama Neukgu.

Dilansir BBC, pria tersebut ditangkap oleh Kepolisian Metropolitan Daejeon pada 23-24 April 2026. Ia diduga menghalangi tugas aparat dengan menyebarkan informasi menyesatkan di tengah operasi pencarian satwa yang kabur.

Menurut penyelidikan, foto buatan AI itu memperlihatkan Neukgu berjalan di sebuah persimpangan jalan. Gambar tersebut beredar hanya beberapa jam setelah serigala jantan berusia dua tahun itu kabur dari kebun binatang O-World di Daejeon pada 8 April 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Akibat foto palsu tersebut, otoritas setempat sempat mengirimkan peringatan darurat kepada warga. Bahkan, gambar itu turut ditampilkan dalam konferensi pers resmi, sehingga mengalihkan fokus pencarian ke lokasi yang salah.

Operasi pencarian pun terganggu dan berlangsung lebih lama. Neukgu baru berhasil ditemukan dan diamankan pada 17 April 2026 di area dekat jalan tol, sekitar sembilan hari setelah kabur.

Saat diperiksa, pelaku mengaku menyebarkan foto tersebut hanya untuk bersenang-senang. Polisi mengungkap identitasnya melalui rekaman CCTV dan jejak penggunaan perangkat lunak AI yang digunakan untuk membuat gambar tersebut.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan tuduhan menghalangi tugas resmi pemerintah melalui penipuan. Ia terancam hukuman hingga lima tahun penjara atau denda sekitar 9 juta won (sekitar Rp 100 juta).

Kasus ini menjadi sorotan nasional karena pencarian Neukgu sempat menyita perhatian publik luas, bahkan hingga tingkat pemerintahan. Serigala tersebut merupakan bagian dari program konservasi untuk mengembalikan populasi serigala Korea yang telah punah di alam liar.

Setelah berhasil diamankan, Neukgu sempat menjadi fenomena viral di media sosial. Berbagai konten tentangnya bermunculan, termasuk video saat ia makan di kandang yang ditonton jutaan kali.

Pihak kebun binatang kini memilih membatasi publikasi kondisi Neukgu agar hewan tersebut dapat pulih tanpa tekanan. Sementara itu, polisi menegaskan bahwa penyebaran konten palsu berbasis AI bisa berdampak serius, terutama jika terjadi di tengah situasi darurat.




(afr/afr)




Hide Ads