Dilansir The Straits Times dan dikutip detikINET, Kamis (13/8/2009), topan tersebut merusakkan dua kabel bawah laut Asia Pasifik yang biasa digunakan untuk menghubungkan lalu lintas data.
Dampaknya, pengguna internet yang mencoba untuk mengakses server di Amerika Serikat atau mencoba untuk menggunakan pesan instant ke negara lain yang terhubung dengan kabel bermasalah itu mengalami kesulitan sambungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejadian ini tentu sangat dikhawatirkan para pengguna internet. Terlebih jika berkaca pada kejadian 2006 lalu, di mana gempa bumi juga memutuskan kabel bawah laut di Taiwan. Pada saat itu, pengguna internet Indonesia juga ketiban pulung dengan tak bisa mengunjungi situs-situs luar negeri.
Akankah situasi serupa terulang?
(ash/wsh)