Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
NSN Bantah Ikut Sensor Internet Iran

NSN Bantah Ikut Sensor Internet Iran


- detikInet

Jakarta - Nokia Siemens Network (NSN) menyanggah ikut terlibat dalam menyaring trafik internet di Iran. Perusahaan ini mengaku hanya menyediakan kemampuan Lawful Intercept (penyadapan legal) untuk memantau komunikasi telepon lokal.

Dalam keterangan resmi yang diterima detikINET, Kamis (25/6/2009), NSN menegaskan bahwa mereka tidak memberikan kemampuan inspeksi paket data yang mendalam, penyensoran Web atau penyaringan Internet kepada Iran.

NSN menjelaskan bahwa di sebagian besar negara di dunia, termasuk semua negara anggota Uni Eropa dan Amerika Serikat, jaringan telekomunikasi secara legal dituntut memiliki kemampuan Lawful Intercept dan inilah kasus yang terjadi di Iran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lawful Intercept dinyatakan dalam standar-standar yang ditetapkan oleh ETSI (European Telecommunications Standards Institute) dan 3GPP (3rd Generation Partnership Project).

Dalam rangka memenuhi persyaratan Lawful Intercept tersebut, NSN memberikan kemampuan melakukan pemantauan komunikasi suara untuk panggilan telepon lokal pada jaringan tetap dan bergerak kepada operator nasional Iran, TCI.

Pusat pemantauan fungsionalitas terbatas yang disediakan NSN ini tidak dapat memberikan pemantauan data, pemantauan internet, inspeksi paket data yang mendalam, pemantauan telepon internasional atau pengenalan suara.

Melalui penjelasan ini, NSN membantah spekulasi yang marak berkembang di media, dimana NSN dituding memasok teknologi yang dapat digunakan untuk memantau atau menyensor trafik internet. (faw/wsh)




Hide Ads