Pasalnya, dalam kurun waktu lima tahun terakhir, Negeri Tirai Bambu itu mampu menurunkan persentase pembajakan hingga 10 point. Yakni dari 95 persen di 2004 kini menjadi 90 persen di 2008 versi lembaga riset IDC.
Dalam keterangan tertulisnya BSA mengatakan, ini merupakan sebuah hasil nyata tindakan hukum dan edukasi yang terus menerus, disertai program legalisasi dan persetujuan antara vendor dan produsen peralatan asli (Oroginal Equipment Manufacturer/OEM) serta para reseller.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain China, prestasi India juga patut diperhitungkan dalam hal penanganan software ilegal. Negeri yang berada di wilayah Asia Selatan ini berhasil menurunkan persentase pembajakan mereka sebesar 6 point dalam 5 tahun terakhir, dari 74 persen di 2004 menjadi 68 persen di 2008.
Walaupun pasar PC di India berkembang pesat, dimana 65 persen pasar terdiri dari kalangan konsumen pribadi dan UKM. Sementara pengiriman PC ke konsumen tahun lalu tumbuh di atas 10 persen ke kategori lainnya turun 7 persen.Β Β
Indonesia sendiri, berdasarkan riset terakhir IDC, mengalami kenaikan presentase pembajakan menjadi 85 persen. Padahal dalam dua tahun berturut-turut sebelumnya selalu mengalami penurunan. (ash/faw)