Kejadian naas di tahun 2007 ini menimpa seorang pekerja yang sedang melakukan pekerjaannya. Niat ingin memperbaiki robot rusak, malah nyawa yang jadi taruhannya.
Petaka ini terjadi di sebuah pabrik di utara kota Stockholm, Swedia. Saat pekerja yang tidak disebutkan identitasnya tersebut akan 'mengobati' kerusakan si robot. Robot yang semula ia pikir sudah 'mati', ternyata tiba-tiba hidup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beruntung, pekerja itu bisa menyelamatkan dirinya dari bibir maut yang tinggal sejengkal lagi, meski tiga tulang rusuknya patah. "Ia sangat beruntung padahal hampir saja kehilangan nyawanya", ujar jaksa penuntut umum, Leif Johansson.
Usut punya usut, insiden itu terjadi akibat kecerobohan sang pekerja. Ia ternyata lupa memperhatikan power supply-nya sebelum mulai bekerja, demikian dikutip detikINET dari Theregister, Rabu (29/4/2009).
Atas kejadian ini, pabrik pemilik robot harus membayar denda sebesar US$ 3.000 karena prosedur yang kurang aman. Namun, Johansson juga menyalahkan pekerja naas tersebut karena tidak berhati-hati.
"Saya tidak pernah mendengar ada robot yang menyerang seseorang seperti ini," tandasnya.
(sha/faw)