Grup asli 'Say No to Megawati' meraup hampir 97 ribu anggota pada masa puncaknya. Namun kemudian grup tersebut ditutup, diduga karena keberatan beberapa pihak dan juga karena munculnya komentar kurang sopan pada halaman grup itu.
Meski demikian, grup itu tidak benar-benar mati. Bahkan boleh dibilang pendukungnya tetap ingin grup itu hidup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai 'cadangan', tersedia pula dua Fan Page dengan misi yang sama. Kedua Fan Page itu adalah 'Say No To Megawati Clean' dan 'Katakan tidak untuk Megawati Soekarno Putri'.
Seakan masih kurang cukup, sebuah petisi pun dilahirkan di Facebook. Isinya mengajak anggota Facebook untuk berjanji 'tidak akan memilih Megawati Soekarno Putri sebagai Presiden Indonesia'.
Petisi tersebut mengejar angka satu juta tanda-tangan. Saat dikunjungi detikINET pada Selasa (7/4/2009), pukul 12:15 WIB, petisi itu baru meraih 644 tanda tangan.
Di sisi lain, pembaca detikINET --yang tak mau disebutkan namanya-- justru memiliki pengalaman yang aneh terkait grup ini. Menurutnya, keponakan dan rekannya masuk menjadi pendukung grup tersebut tanpa pernah menyetujui (Approve) melalui halaman Facebook.
(wsh/ash)