Alasan pemerintah meminta para tentara menjauhi situs jejaring sosial adalah demi alasan keamanan. Dikhawatirkan informasi sensitif akan bocor lewat situs jejaring sosial tersebut.
Walhasil, para tentara dilarang nge-blog, ikut forum diskusi bahkan bermain game online multiplayer, demikian seperti dikutip detikINET dari TheSun, Selasa (17/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kesenangan polisi telah direngggut. Aku tidak bisa berkomunikasi dengan istri dan anakku, bahkan tidak lagi memainkan Call of Duty 5. Apakah mereka pikir kami akan membocorkan rahasia?," kesal seorang NCO di Afghanistan.
Namun saat dikonfirmasi tentang hal ini, MoD berkelit dan mengklaim bahwa mereka masih memperbolehkan para tentara mengakses Facebook dan blog, tapi mereka akan memastikan bahwa kontennya tidak berbahaya. (sha/faw)