Di Second Life ini, memang banyak negara atau perusahaan membuat bangunan dan wilayah virtual untuk berpromosi. Wilayah Israel di Second Life dihiasi bangunan-bangunan landmark-nya seperti Temple Mount di Yerusalem, situs wisata di Tel Aviv dan juga pantai.
Ketika Israel menghujamkan misil-misilnya di jalur Gaza, sekelompok avatar di Second Life bersatu padu melakukan demonstrasi di area Israel tersebut. Avatar adalah sebutan untuk karakter virtual yang mewakili para pengguna Second Life.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan saking banyaknya demonstran yang mengeroyok, Odet sempat menutup wilayah Israel di Second Life tersebut sehingga tak bisa dimasuki. Namun beberapa saat kemudian ia membukanya lagi.
Demonstran pun kembali berdatangan meski tidak sebanyak sebelumnya. Bahkan justru muncul para demonstran tandingan yang malah mendukung aksi Israel. Demikian seperti dilansir Industry Standard dan dikutip detikINET, Jumat (9/1/2009).
(fyk/ash)