James Glassman, pejabat Secretary of State for Public Affairs di Amerika menyatakan bahwa secara politis, internet memang sudah jamak digunakan untuk menghimpun pergerakan publik di berbagai negara. Tujuannya misalnya untuk merubah tatanan negara, termasuk dalam melawan propaganda teroris.
Memang tak dapat dipungkiri, kaum militan seperti Al Qaeda juga memakai internet, misalnya untuk merekrut relawan. Namun Glassman menggarisbawahi bahwa kaum muda juga dapat menangkis aktivitas teroris via internet, khususnya di situs jejaring sosial seperti Facebook di mana dibentuk berbagai grup perlawanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Morales yang prihatin dengan kekerasan yang terus terjadi di negerinya membentuk grup di Facebook bernama One Million Voices Against FARC. Segera saja grup Facebook itu berhasil menghimpun massa sampai 400 ribu orang untuk melakukan aksi bersama.
Inilah salah satu bukti bahwa situs jejaring bisa dimanfaatkan untuk melawan aksi teroris dan propagandanya. Demikian seperti dilansir FoxNews dan dikutip detikINET, Selasa (2/12/2008).
Sharing info soal situs atau blog favorit? Gabung di detikINET Forum! (fyk/ash)