Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Petani Emas Virtual Raup Rp 4,5 Triliun

Petani Emas Virtual Raup Rp 4,5 Triliun


- detikInet

Jakarta - Petani emas di dunia game virtual disebut-sebut meraup kekayaan total hingga USD 500 juta (sekitar Rp 4,5 triliun) per tahun. Ratusan ribu rakyat miskin jadi buruhnya.

Seperti dikutip detikINET dari Digital Media Wire, Selasa (26/8/2008), disebutkan bahwa praktek 'bertani emas' diperkirakan telah menjadi industri yang bernilai hingga USD 500 juta. Jumlah buruh virtual ini mencapai ratusan ribu orang dengan penghasilan USD 145 per bulan.

Hal itu merupakan hasil penelitian Richard Heeks, profesor dari University of Manchester. Menurutnya, diperkirakan 80 persen petani virtual ini berlokasi di China dan berasal dari kalangan ekonomi bawah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petani Emas alias 'Gold Farming' adalah julukan untuk orang-orang yang bermain game online, terutama World of Warcraft, namun semata-mata demi mengumpulkan uang virtual dalam game yang nantinya akan dijual kembali ke pemain lain. Praktek semacam ini biasanya dilarang oleh pengelola game online.

Heeks mengatakan, dalam pengalamannya bermain game online, ia mengira lumbung 'petani emas' hanya berjumlah lusinan saja. "Ternyata bukan hanya lusinan, tapi ada puluhan ribu," ujarnya.

Masalah ini pun diduga semakin pelik dengan terlibatnya kelompok kriminal dalam operasinya. Steven Davis, dari perusahaan keamanan Secure Play, mengatakan pada BBC bahwa kelompok kriminal kerap menawarkan emas virtual ke pemain game namun kabur setelah mendapatkan uangnya.

Gamers, kumpul yuk di detikINET Forum
(wsh/amz)





Hide Ads