Seperti dikutip detikINET dari Digital Media Wire, Selasa (26/8/2008), disebutkan bahwa praktek 'bertani emas' diperkirakan telah menjadi industri yang bernilai hingga USD 500 juta. Jumlah buruh virtual ini mencapai ratusan ribu orang dengan penghasilan USD 145 per bulan.
Hal itu merupakan hasil penelitian Richard Heeks, profesor dari University of Manchester. Menurutnya, diperkirakan 80 persen petani virtual ini berlokasi di China dan berasal dari kalangan ekonomi bawah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Heeks mengatakan, dalam pengalamannya bermain game online, ia mengira lumbung 'petani emas' hanya berjumlah lusinan saja. "Ternyata bukan hanya lusinan, tapi ada puluhan ribu," ujarnya.
Masalah ini pun diduga semakin pelik dengan terlibatnya kelompok kriminal dalam operasinya. Steven Davis, dari perusahaan keamanan Secure Play, mengatakan pada BBC bahwa kelompok kriminal kerap menawarkan emas virtual ke pemain game namun kabur setelah mendapatkan uangnya.
Gamers, kumpul yuk di detikINET Forum
(wsh/amz)