Memang Nokia tak boleh ongkang-ongkang kaki seiring persaingan yang ketat di pasaran ponsel, misalnya melawan Samsung atau Apple. Di tahun 2007, Nokia mengklaim menggelontorkan dana USD 8,9 miliar untuk penelitian dan pengembangan di Nokia Research Centre.
"Saat ini kami sedang mencari wujud produk yang mungkin bakal relevan bagi Nokia untuk tahun 2015," demikian kata Leo Kaerkkaeinen, Chief Visionary di Nokia Research Centre.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahkan mungkin suatu saat, ponsel masa depan bisa tumbuh seperti tanaman di pot atau mungkin saja Anda bisa mencetaknya langsung dari mesin printer," demikian tambahnya dengan nada setengah bercanda.
Salah satu pengembangan mutakhir dari pusat riset Nokia adalah Nokia Sport Tracker yang memakai sensor satelit untuk merekam aktivitas olah raga dan datanya bisa di-share secara online. Saat ini, software sport tracker diklaim telah diunduh jutaan kali.
Nokia mengklaim bahwa mereka memang mengembangkan teknologi ponsel masa depan secara serius. Belum lama ini misalnya, Nokia juga merilis konsep ponsel Morph. Konsep ponsel masa depan ini bisa berubah bentuk secara fleksibel.
Bukti lain keseriusan ini, misalnya soal Nokia sedang mengembangkan teknologi diagnosa penyakit di ponsel. Juga ada pengembangan sensor satelit untuk memetakan kemacetan di jalanan via ponsel. Demikian seperti dikutip detikINET dari AFP, Selasa (22/7/2008).
Berbagi kisah soal ponsel Nokia? Gabung saja di detikINET Forum!
(fyk/ash)