Para siswa menggunakan pena plastik untuk mengeja kata-kata, seperti "hamburger" di layar panel sentuh. Ketika siswa berhasil mengeja dengan benar, akan muncul kata "good" di layar dan bisa melanjutkan ke level berikutnya. Bagi lima siswa pertama yang sukses menyelesaikan latihan ini akan mendapat hadiah.
"Ini menyenangkan. Kita dapat belajar sambil bersenang-senang," ungkap Chigusa Matsumoto, 12, salah seorang siswa, seperti dikutip detikINET dari Physorg, Jumat (27/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini merupakan langkah revolusioner di ruang kelas Jepang," ujar Yasuhiro Yamamoto, manager di Paon Corp, yang membuat program DS bahasa Inggris tersebut.
Selama ini, pendidikan di Jepang lemah dalam mengembangkan kemampuan percakapan bahasa Inggris dan lebih fokus pada hafalan dan tata bahasa. Salah satu video yang digunakan di DS untuk membantu siswa belajar bahasa Inggris, menampilkan seorang Amerika memesan makanan cepat saji. Siswa harus mendengarkan dialog di headphone dan menirukannya.
Selain game bahasa Inggris, DS menghadirkan seri brainteaser dan game puzzle, untuk meningkatkan kemampuan matematika dan akademik siswa.
Motoko Okubu, guru bahasa Inggris, mengaku belum pernah melihat anak didiknya seantusias ini. Sekolah mereka mendapatkan 40 mesin DS dan software gratis karena bersedia menjadi bagian uji coba program tersebut.
Apa game favorit Anda? Sharing di detikINET Forum!
(faw/fyk)