Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Terjawab! Kenapa Harus Aktifkan Mode Pesawat Saat Terbang

Terjawab! Kenapa Harus Aktifkan Mode Pesawat Saat Terbang


Adi Fida Rahman - detikInet

Ilustrasi Flight Mode di Smartphone
Terjawab! Kenapa Harus Aktifkan Mode Pesawat Saat Terbang Foto: Wired
Jakarta -

Setiap kali naik pesawat, penumpang hampir pasti mendengar pengumuman yang sama: diminta mengaktifkan mode pesawat di ponsel. Banyak yang langsung patuh, tapi tidak sedikit yang masih bertanya-tanya-apakah ponsel benar-benar bisa bikin pesawat jatuh, atau ini hanya aturan formalitas?

Jawabannya akhirnya terungkap. Seorang pilot melalui akun TikTok @perchpoint menjelaskan alasan sebenarnya di balik aturan tersebut. Video penjelasannya viral karena menjawab rasa penasaran banyak orang dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Di awal penjelasannya, pilot tersebut langsung meluruskan anggapan yang sering beredar. Ia menegaskan bahwa ponsel tidak akan membuat pesawat jatuh atau merusak sistem navigasi pesawat.

"Pesawat tidak akan jatuh dari langit dan bahkan tidak akan mengganggu sistem di dalamnya," ujarnya.

Lalu, kenapa penumpang tetap diminta mengaktifkan mode pesawat?

Menurutnya, masalah utama bukan pada sistem pesawat, melainkan gangguan terhadap komunikasi pilot, khususnya melalui headset di kokpit. Ketika ponsel tetap aktif dan mencoba mencari sinyal jaringan, perangkat tersebut memancarkan gelombang radio.

Jika hanya satu ponsel mungkin tidak terasa. Namun dalam satu penerbangan dengan puluhan hingga ratusan penumpang, beberapa ponsel saja yang aktif bisa menciptakan gangguan yang cukup mengganggu.

"Jika ada 70, 80, atau 150 orang di dalam pesawat, dan bahkan hanya tiga atau empat ponsel yang masih mencari sinyal, itu bisa memicu interferensi," jelasnya.

Gangguan tersebut biasanya muncul dalam bentuk suara dengung di headset pilot. Bukan sesuatu yang membahayakan secara langsung, tetapi sangat mengganggu, terutama saat pilot sedang menerima instruksi penting dari petugas darat.

Pilot itu bahkan menceritakan pengalaman pribadinya saat berada di San Francisco. Ketika pesawat sedang bersiap menuju landasan, ia tengah berkomunikasi dengan petugas darat untuk menerima arahan.

Namun tiba-tiba, suara dengung keras muncul di headset-nya.

"Kedengarannya seperti ada nyamuk atau tawon di telinga saya," katanya.

@perchpoint The more ya know, yanno? #fyp #aviation ♬ original sound - PerchPoint

Meski terdengar sepele, kondisi seperti ini bisa mengganggu konsentrasi pilot saat menerima instruksi krusial, seperti arah taxiing atau izin lepas landas. Dalam dunia penerbangan, komunikasi yang jelas dan tanpa gangguan sangat penting untuk keselamatan.

Karena itu, aturan mengaktifkan mode pesawat bukan sekadar formalitas atau mitos. Ini adalah langkah sederhana untuk menjaga kualitas komunikasi antara pilot dan petugas pengatur lalu lintas udara.

Video penjelasan tersebut langsung menuai beragam respons dari warganet. Banyak yang mengaku baru memahami alasan sebenarnya di balik aturan ini.

Ada yang menyarankan agar maskapai menjelaskan alasan tersebut secara lebih tegas kepada penumpang agar mereka lebih sadar pentingnya aturan ini. Ada pula yang mengaku selalu patuh karena tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun.

Beberapa netizen bahkan membandingkan situasi ini dengan siaran radio, di mana ponsel yang tidak dalam mode pesawat bisa menimbulkan suara dengung mengganggu saat ada panggilan masuk.

Pada akhirnya, penjelasan sang pilot membuat satu hal jadi jelas: mode pesawat bukan soal mencegah pesawat jatuh, melainkan memastikan komunikasi pilot tetap jernih dan bebas gangguan.

Jadi, lain kali saat diminta mengaktifkan mode pesawat, kini alasannya sudah jelas. Bukan konspirasi, bukan sekadar aturan tanpa dasar-melainkan demi menjaga kelancaran komunikasi di kokpit dan keselamatan penerbangan.




(afr/afr)






Hide Ads