Tahun 2026, Samsung memantapkan inovasi teknologi AI ke dalam perangkatnya. Hal ini diawali dengan layar portabel AI, Frestyle+.
Dilansir dari Samsung, Senin (5/1/2026) ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat tanggal 6-9 Januari 2026 akan menjadi panggung Samsung untuk unjuk teknologi tontonan terbaru. Proyektor Freestyle+ digadang sebagai layar portabel AI yang lebih cerdas.
Diperkenalkan menjelang CES 2026 di Las Vegas, The Freestyle+ melanjutkan desain ikonik dari generasi sebelumnya dengan menghadirkan kemampuan AI yang lebih cerdas, peningkatan level brightness, serta fitur hiburan yang lebih banyak. Pengguna bisa menikmati konten dengan lebih bebas, melalui setup dan penyesuaian yang minimal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"The Freestyle+ mencerminkan visi Samsung untuk menciptakan layar yang dapat beradaptasi secara alami dengan cara pengguna beraktivitas dan berpindah antar-ruang," ujar Hun Lee, Executive Vice President of the Visual Display Business, Samsung Electronics.
The Freestyle+ memiliki fitur AI OptiScreen. Ini adalah teknologi pengoptimalan layar berbasis AI dari Samsung yang secara otomatis menyesuaikan tampilan gambar menurut berbagai kondisi ruang, sehingga pengguna cukup mengarahkan, meletakkan, dan langsung menonton.
"Dengan menggabungkan portabilitas yang sesungguhnya dan kecerdasan AI yang mengoptimalkan lingkungan menonton sekaligus kontennya, The Freestyle+ memudahkan pengguna menikmati pengalaman berkualitas tinggi yang konsisten, di mana pun mereka berada," jelas Hun Lee.
Aneka fitur AI OptiScreen
- 3D Auto Keystone: secara otomatis mengoreksi distorsi saat diproyeksikan ke permukaan yang tidak rata atau tidak datar, seperti sudut ruangan, tirai, atau dinding miring.
- Real-time Focus: secara terus-menerus menyesuaikan fokus ketika proyektor bergerak atau diputar, menjaga gambar tetap tajam dan stabil tanpa blur atau gangguan visual.
- Screen Fit: secara otomatis menyesuaikan ukuran gambar agar sesuai dengan area layar saat digunakan bersama aksesori proyektor yang kompatibel.
- Wall Calibration: menganalisis warna atau pola permukaan yang diproyeksikan dan meminimalkan gangguan visual untuk tampilan yang lebih jernih.
Selain itu ada penguatan lagi dengan Vision AI Companion, yang mengintegrasikan Bixby versi terbaru dengan layanan AI dari mitra global. Hal ini untuk menghadirkan interaksi dan percakapan yang lebih alami dengan konten di layar.
The Freestyle+ bentuknya silinder yang ringkas dan mudah dipindahkan atau dibawa. Tingkat brightness 430 ISO Lumens, hampir 2 kali dari generasi sebelumnya. Perangkatnya dapat dirotasi hingga 180 derajat untuk proyeksi gambar ke hampir semua sudut dari dinding, lantai, hingga langit-langit, tanpa dudukan atau aksesori tambahan, sehingga sangat fleksibel dalam penggunaan.
Samsung merancang The Freestyle+ untuk hiburan dimanapun tanpa tanpa bergantung pada perangkat eksternal atau instalasi tetap. Akses ke Samsung TV Plus, layanan OTT bersertifikat, serta Samsung Gaming Hub, yang sudah built-in memungkinkan pengguna melakukan streaming, bermain, dan menjelajahi konten, langsung dari proyektor, tanpa perangkat tambahan.
Untuk audio juga tidak sembarangan, The Freestyle+ menghadirkan sound imersif memenuhi ruangan melalui speaker 360 derajat bawaan. Q-Symphony memungkinkan proyektor bekerja selaras dengan soundbar Samsung untuk audio yang lebih tebal dan kohesif di mana pun digunakan.
Samsung Electronics akan menampilkan The Freestyle+ di CES 2026 di Las Vegas, pada 6-9 Januari, dengan distribusi global secara bertahap, direncanakan pada paruh pertama tahun ini.
(fay/fyk)