Pernyataan Bos Nokia Saat Diakuisisi Microsoft Bikin Geleng-geleng

Pernyataan Bos Nokia Saat Diakuisisi Microsoft Bikin Geleng-geleng

Adi Fida Rahman - detikInet
Senin, 20 Jun 2022 09:15 WIB
Stephen Elop, Mantan CEO Nokia
Stephen Elop. Foto: The Verge
Jakarta -

Stephen Elop sempat keluarkan pernyataan kontroversial yang bikin geleng-geleng saat konferensi pers pengumuman Nokia diakuisisi oleh Microsoft pada 2013. Pernyataan tersebut selalu dikenang hingga kini bila mengikuti kilas balik perjalanan bisnis Nokia.

"Kami tidak melakukan kesalahan, tetapi entah bagaimana kami gagal," ujarnya.

Nokia sempat jadi pemimpin dalam telekomunikasi nirkabel, memiliki lebih dari 129.000 karyawan di lebih dari 150 negara dan penjualan 41 miliar euro dengan keuntungan 1,2 miliar pada 2009.

Selain itu, merek ini juga dikenal sebagai produsen ponsel terbesar di dunia dengan pangsa pasar produk global sekitar 40% pada kuartal kedua tahun 2008.

Sah-sah saja Stepen Elop mengaku Nokia tidak melakukan kesalahan apa pun dalam bisnisnya. Tapi dunia telah berubah jauh lebih cepat daripada yang diantisipasi Nokia.

Pesaing menjadi lebih kuat dan mereka tergopoh-gopoh mengikuti perubahan tren. Sehingga kehilangan kesempatan untuk tumbuh dan menghasilkan banyak uang. Bahkan mereka kehilangan kesempatan untuk bertahan hidup.

Pada September 2013, Nokia mengumumkan akan menjual divisi perangkat dan layanannya ke Microsoft seharga USD 7,17 miliar (Rp 79 triliun). Pada tanggal 4 Desember 2013, Uni Eropa secara resmi menandatangani perjanjian yang menyetujui akuisisi ini oleh Microsoft.

Setelah setuju untuk menjual Nokia ke Microsoft, Stephen Elop mengundurkan diri dari kursi CEO Nokia dan kembali bekerja untuk Microsoft dengan tugas memimpin divisi perangkat mobile.

Namun yang bikin banyak orang kaget. Stephen Elop kecipratan untung dari akuisisi ini. Dia mendapatkan bonus luar biasa besar.

Dia mendapat bayaran 18 bulan gaji dan bonus insentif senilai USD 5,7 juta atau Rp 84,5 miliar. Dia juga mendapat bagian saham bernilai USD 19,7 juta atau Rp 29,2 miliar. Secara keseluruhan, bayaran yang diterimanya sekitar USD 25,4 juta atau Rp 37,7 miliar.

Pada tahun 2015, Elop ikut kena PHK ketika bisnis ponsel Nokia gagal dan Microsoft tidak melanjutkannya.



Simak Video "Nokia Pamit dari Rusia"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)