Apple Music Lossless Sudah Tersedia, Begini Cara Jajalnya

Apple Music Lossless Sudah Tersedia, Begini Cara Jajalnya

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Rabu, 09 Jun 2021 09:33 WIB
Apple Music
Foto: dok Apple
Jakarta -

Apple akhirnya mulai menyebar fitur lossless dan spatial audio di Apple Music. Dengan fitur ini, pengguna bisa memilih kualitas streaming lagu yang lebih tinggi dibanding sebelumnya.

Fitur lossless ini untuk sementara baru tersedia di Apple Music untuk perangkat iOS, iPadOS, dan macOS. Pembaruannya sendiri dilakukan secara server side (pengguna tak perlu memperbarui aplikasinya) dan secara bertahap.

Untuk bisa melihat apakah fitur ini sudah tersedia atau belum, bisa dilihat dari pengaturan Music. Yaitu munculnya opsi 'Audio Quality', ataupun bisa dilihat dari logo yang muncul di aplikasi Apple Music.

Apple Music LosslessApple Music Lossless Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati

Anda bisa memilih kualitas audio yang diinginkan dari tiga opsi yang ada, yaitu 'High Quality' (kualitas audio standar yang sebelumnya sudah ada), Lossless yang menggunakan format ALAC 24bit/48kHz, sampai High-Resolution Lossless dengan format ALAC sampai dengan 24bit/192kHz.

Perlu diingat, meski anda memilih opsi tertinggi, belum tentu lagu yang ingin didengarkan mendukung format tersebut. Dari pencarian singkat kami, kebanyakan lagu yang ada hanya mendukung format lossless 16bit/44,1kHz.

Namun ada juga yang sudah mendukung Hi-Res Lossless, contohnya album 25 dari Adele yang mendukung 24bit/96kHz. Untuk lagu dengan kualitas 24bit/192kHz yang kami temukan adalah album X&Y dari Coldplay.

Apple Music LosslessApple Music Lossless Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati

Perlu diingat, format lossless ini membutuhkan koneksi internet yang kencang dan juga storage yang besar. Apple menyebut lagu berdurasi 3 menit di 24bit/192kHz ukurannya mencapai 145MB, sementara di 24bit/48kHz ukurannya 36MB.

Apple Music LosslessApple Music Lossless Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati

Pada awalnya, ada 20 juta lagu yang tersedia dalam kualitas lossless. Apple menargetkan semua lagu di Apple Music yang jumlahnya lebih dari 75 juta lagu bakal mempunyai kualitas lossless pada akhir 2021.

Review singkat Apple Music Lossless, memang jadi lebih bagus?

Kami menjajal Apple Music Lossless ini untuk mengetahui, apakah suara yang dihasilkan memang menjadi lebih bagus ketimbang bitrate AAC 256kbps yang sebelumnya dipakai.

Perangkat yang dipakai untuk menguji adalah iPhone 12 yang terhubung dengan DAC/amp Fiio BTR5 menggunakan kabel ddHifi MFi06. In ear monitor yang dipakai adalah 64Audio U2 dan terhubung lewat port balanced 2.5mm di BTR5.

Apple Music LosslessApple Music Lossless Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati

Suara yang dihasilkan secara keseluruhan lebih megah dan resolusi yang terasa jauh lebih tinggi ketimbang sebelumnya. Banyak suara-suara 'gaib' yang sebelumnya tak terdengar jika tak mengaktifkan fitur lossless, bahkan di opsi lossless yang paling rendah, yaitu 16bit/44.1kHz.

Apple Music LosslessApple Music Lossless Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati

Kualitasnya suaranya terasa lebih megah lagi saat mendengarkan album The Greatest Hits-nya Dewa, dengan kualitas 24bit/44,1kHz dan album 25 dari Adele, yang keduanya juga punya sertifikasi Apple Digital Master.

Sebagai informasi, Apple Digital Master ini adalah rebranding dari 'Mastered for iTunes', yang merupakan cara Apple untuk mempromosikan lagu dan album yang di-encode langsung dari master studio 24 bit, dan hanya bisa dilakukan di tempat mastering yang tersertifikasi.

Untuk bisa menikmati fitur lossless ini, ada persyaratannya. Misalnya, tak bisa menggunakan earphone ataupun headphone Bluetooth. Termasuk setiap seri AirPods, juga AirPods Max. Pengguna perlu menggunakan earphone yang terhubung lewat kabel.

Pada level lossless biasa, adaptor Lightning to 3,5mm masih bisa dipakai, karena mendukung kualitas sampai dengan 24bi/48kHz. Juga port audio di perangkat Mac yang mendukung kualitas audio yang sama.

Nah, untuk opsi Hi-Res Lossless, pengguna perlu menggunakan digital to analog converter (DAC) eksternal, agar bisa memproses file dengan kualitas maksimalnya, yaitu 24bit/192kHz.

Namun tentu perlu diingat, kualitas suara yang dihasilkan ini bergantung pada banyak hal. Seperti perangkat yang dipakai, kualitas DAC/amp, earphone/headphone yang dipakai, bahkan sampai kualitas internet penggunanya. Jadi bisa saja hasilnya akan berbeda di setiap orang.



Simak Video "Fitur Baru 'Private Relay' Milik Apple Tak Akan Tersedia di China"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/afr)