Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
FotoINET
Lenyap Tanpa Jejak, Gedung Kolonial Jakarta Tinggal Foto
FotoINET

Lenyap Tanpa Jejak, Gedung Kolonial Jakarta Tinggal Foto


Colletie Tropenmuseum - detikInet

Jakarta - Dulu berdiri megah, kini hanya tersisa foto. Inilah potret gedung kolonial Jakarta yang hilang tanpa jejak.
Stasiun Gambir sekitar tahun 1940-an. Foto: Istimewa/Colletie Tropenmuseum
Hotel Des Indes kini menjadi pusat perkantoran Duta Merlin di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat Foto: Istimewa/Colletie Tropenmuseum
Gerbang Amsterdam adalah gerbang sisa peninggalan benteng VOC semasa J.P. Coen. Gubernur Jenderal Gustaaf Willem baron van Imhoff (1743-1750) pernah merenovasi benteng bagian selatan termasuk gerbang Amsterdam. Lokasi gerbang tersebut berada di persimpangan Jalan Cengkeh, Jalan Tongkol menghadap Gedung Fathillah. Foto: Istimewa/Colletie Tropenmuseum
Jalan Merdeka barat tahun 1920an masih berdiri rumah-rumah pejabat Belanda sederet dengan Museum Gajah sekarang. Foto: Istimewa/Colletie Tropenmuseum
Pasar gambir lapangan Monas sekarang cikal-bakal PRJ. Pekan Raya Jakarta kini sudah dipindah ke kawasan Kemayoran Jakarta Pusat. Foto: Istimewa/Colletie Tropenmuseum
Jakarta tempo dulu juga sudah dilengkapi angkutan massal Trem yang melintas di kawasan pasar Senen, Cikini, Hingga Jakarta Kota. Foto: Istimewa/Colletie Tropenmuseum
Deretan toko di kawasan Jl. Merdeka Barat atau kawasan Harmoni yang kini sudah menjadi jalan dan lahan parkir Segneg. Foto: Istimewa/Colletie Tropenmuseum
Gedung telekomunikasi, digedung ini pertama kali digunakanya telepon di Batavia, terletak di perempatan Tugu Tani, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Foto: Istimewa/Colletie Tropenmuseum
Lapangan Banteng dulu dihiasi menara peringatan kebebasan belanda atas pendudukan perancis, menara itu kini dipindahkan ke museum prasasti. Foto: Istimewa/Colletie Tropenmuseum
Gedung Harmoni, setelah dihancurkan tahun 1985 menjadi bagian dari gedung Sekretariat Negara (Sekneg) yang pembangunannya dimulai pada masa Gubernur Jenderal Daendels (1808-1811), kemudian dilanjutkan penggantinya letnan gubernur Raffles pada masa Inggris (1811-1815). Raffles sendiri yang meresmikan gedung yang diarsiteki seorang putra Melayu pada 18 Januari 1815 untuk menghormati hari kelahiran Ratu Charlotte, istri Raja Inggris George III.
Lenyap Tanpa Jejak, Gedung Kolonial Jakarta Tinggal Foto
Lenyap Tanpa Jejak, Gedung Kolonial Jakarta Tinggal Foto
Lenyap Tanpa Jejak, Gedung Kolonial Jakarta Tinggal Foto
Lenyap Tanpa Jejak, Gedung Kolonial Jakarta Tinggal Foto
Lenyap Tanpa Jejak, Gedung Kolonial Jakarta Tinggal Foto
Lenyap Tanpa Jejak, Gedung Kolonial Jakarta Tinggal Foto
Lenyap Tanpa Jejak, Gedung Kolonial Jakarta Tinggal Foto
Lenyap Tanpa Jejak, Gedung Kolonial Jakarta Tinggal Foto
Lenyap Tanpa Jejak, Gedung Kolonial Jakarta Tinggal Foto
Lenyap Tanpa Jejak, Gedung Kolonial Jakarta Tinggal Foto
(/)
TAGS






Hide Ads