Rabu, 10 Jul 2019 14:04 WIB

Belum Lahir, iPhone 2019 dan iPhone 2020 Sudah Beda Nasib

Kris Fathoni W - detikInet
Foto: Gettyimages - Justin Sullivan Foto: Gettyimages - Justin Sullivan
Jakarta - Sama-sama belum lahir, iPhone 2019 dan iPhone 2020 sudah beda nasib. Itu karena iPhone 2020 terindikasi disambut lebih baik ketimbang iPhone 2019. Optimisme anyar soal iPhone 2020 disuarakan J.P. Morgan Chase.

Merujuk pada laporan dari analis tersebut, CNBC.com memunculkan artikel berjudul "iPhone-nya Apple yang akan datang di 2020 bisa memicu pertumbuhan penjualan, dengan konsumen bersiap menuju 5G".

"Pandangan positif kami untuk 2020 didorong oleh ekspektasi terkini mengenai meluncurnya empat model iPhone... dan pembaruan signifikan dalam hal spek," kata Samik Chatterjee, analis di J.P. Morgan, dalam laporannya yang dikutip CNBC.com.




Apple lazim merilis iPhone baru pada bulan September, memanfaatkan momen jelang musim liburan di negaranya. Penjualan kemudian akan perlahan menurun sampai perangkat baru lahir lagi di bulan September berikutnya. Kesuksesan masing-masing siklus iPhone bergantung pada beragam faktor, termasuk apakah orang merasa sudah waktunya ganti smartphone model baru dan juga kondisi ekonomi dunia secara umum.

Namun, satu faktor yang dianggap mampu signifikan memicu siklus iPhone adalah fitur-fitur baru. Terkait ini, Chatterjee memprediksi iPhone 2020 akan memiliki sejumlah hal dengan daya jual tinggi, di antaranya layar OLED, modem kencang, dan fitur VR.

Penggunaan modem itu sendiri tidak lepas dari datangnya era 5G. Sehubungan dengan efek 5G itulah J.P. Morgan memprediksi Apple akan mampu menjual 195 juta perangkat iPhone pada 2020. Jumlah ini diyakini bisa tercapai karena didorong adanya upgrade spek yang lebih signifikan pada iPhone 2020, dibandingkan dengan model-model pada tahun sebelumnya.

Analis di J.P. Morgan juga memprediksi iPhone 2020 nanti memiliki empat model, dengan tiga di antaranya mengusung layar OLED yang masing-masing berukuran 5,4 inch, 6,1 inch, dan 6,7 inch. Ketiganya dilengkapi modem 5G.




Untuk model keempat, Chatterjee meyakini Apple akan membidik lebih jauh ke segmen menengah ke bawah. Ini terindikasi sebagai sebuah iPhone yang lebih ramah kantong, mungkin seukuran iPhone 8, yang tidak memiliki modem 5G atau display OLED.

Disebutkan 9to5mac.com, catatan dari J.P. Morgan ini memaparkan rincian yang sebelumnya juga menjadi prediksi analis Ming-Chi Kuo. Bulan lalu ia menyatakan bahwa Apple menyiapkan tiga iPhone OLED dengan ukuran layar berbeda dan modem 5G untuk 2020.

Optimisme mengenai iPhone 2020 ini kontras dengan yang dihadapi iPhone 2019, atau yang kabarnya dinamai iPhone 11. Baru-baru ini analis dari Rosenblatt Securities sudah memprediksi penjualan iPhone tahun ini bakal seret dan berimbas besar ke keuangan Apple.




Belum Lahir, iPhone 2019 dan iPhone 2020 Sudah Beda Nasib
(krs/fyk)