Rabu, 22 Mei 2019 11:08 WIB

Huawei Juga Sudah Kembangkan Alternatif Google Play Store

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: Alexander Koerner/Getty Images Foto: Alexander Koerner/Getty Images
Jakarta - Google baru saja mengumumkan akan membatasi akses Huawei pada sistem operasi Android. Sebagai salah satu dampak dari pembatasan ini, Huawei terancam kehilangan akses ke beberapa aplikasi Google termasuk Play Store.

Terkait pembatasan akses terhadap Android itu, Huawei rupanya bukan hanya telah mengembangkan sistem operasi alternatif. Perusahaan asal China itu pun disebut sudah memiliki aplikasi alternatif dari Play Store.




Dilansir detikINET dari The Verge, Rabu (22/5/2019), App Gallery yang telah hadir di smartphone Huawei dan Honor ternyata menjadi salah satu upaya Huawei untuk menghadirkan alternatif Play Store.

Pada tahun 2018, Huawei disebut sudah menawarkan ke pengembang untuk membuat aplikasi Android mereka tersedia di App Gallery. Sebagai gantinya, Huawei menjanjikan dukungan pemasaran dan promosi di toko aplikasi China.

Video: Huawei Sebut Google Tak Berniat Blokir Mereka

[Gambas:Video 20detik]



Strategi Huawei ternyata difokuskan untuk pasar smartphone Eropa. Di benua Biru tersebut, Huawei memiliki pangsa pasar sebesar 20% di 22 negara. Mereka pun merayu calon mitra pengembang aplikasi mereka akan dilihat oleh 50 juta pengguna smartphone Huawei di Eropa.

Tidak hanya itu, Huawei juga menawarkan tool sederhana bagi pengembang yang bisa digunakan untuk mengubah aplikasi yang mereka kembangkan untuk Google agar bisa berfungsi di App Gallery. Perusahaan asal China ini juga mempromosikan kemampuan prosesor dan grafis buatan Huawei sebagai kekuatan yang bisa dimanfaatkan pengembang.




Tapi strategi Huawei untuk mengembangkan App Gallery lebih jauh lagi diprediksi masih akan terjegal kebijakan pemerintah AS, yang melarang Huawei untuk berbisnis dengan perusahaan asal AS.

Strategi ini memang terlihat dirancang untuk mengatasi risiko jika Huawei kehilangan Google sebagai mitra bisnis, bukan kehilangan akses terhadap semua pengembang aplikasi di AS. Jadi, kemungkinan Huawei akan kesulitan untuk berbisnis dengan perusahaan seperti Facebook, Twitter, Pinterest dan masih banyak lagi, untuk mengembangkan aplikasi mereka untuk App Gallery.


(vim/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed