Rabu, 18 Jul 2018 20:41 WIB

MediaTek Rilis Prosesor Anyar Pesaing Snapdragon 429

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Ubergizmo Foto: Ubergizmo
Jakarta - MediaTek adalah pabrikan chip prosesor yang biasanya dipakai di ponsel kelas bawah. Kini mereka kembali merilis chip baru untuk memperkuat segmen tersebut.

Chip tersebut adalah Helio A22 yang berbasis dari inti ARM Cortex-A53, yang mempunyai empat inti dengan GPU PowerVR kelas GE bikinan Imagination. Menurut MediaTek, prosesor dan GPU ini akan lebih kencang 30% dan 72% dari chip bikinan pesaing langsungnya.

Memang MediaTek tak menyebut siapa pesaingnya itu, namun kemungkinan yang dimaksud adalah Snapdragon 429 bikinan Qualcomm. Pasalnya chip tersebut juga menggunakan prosesor empat inti Cortex-A53.

Helio A22 punya kecepatan maksimal 2 GHz, 0,05 Ghz lebih kencang ketimbang Snapdragon 429. Artinya, MediaTek bisa meningkatkan performanya melalui optimasi lain, bukan dari kecepatan core-nya hanya hanya berbeda tipis dibanding Snapdragon.


RAM yang didukung oleh Helio A22 bertipe LPDDR3 dan LPDDR4x, keduanya mendukung kapasitas 4/6 GB, tergantung dari pilihan pabrikan ponsel. Jadi kemungkinan dalam waktu dekat akan ada ponsel murah yang menggunakan RAM DDR4 6 GB.

Soal arsitektur chip, Helio A22 menggunakan pabrikasi 12 nm yang membuat chip tersebut lebih kecil dan efisien, juga bisa menyunat biaya produksi. Ini adalah langkah besar bagi chip untuk perangkat murah, karena biasanya chip di kelas ini menggunakan pabrikasi 28 nm.

Bahkan pabrikasi 12 nm ini pun sudah semakin mendekati chip yang dipakai ponsel-ponsel flagship yang biasanya menggunakan pabrikasi 10 nm. Artinya chip prosesor di ponsel murah pun akan semakin bertenaga untuk pengguna biasa, namun tetap bisa dijual dengan harga yang murah.

Helio A22 mendukung penggunaan kamera single dengan resolusi 21 megapixel, atau dua kamera belakang 13 megapixel dan 8 megapixel. Chip ini juga punya fitur AI Face Unlock, yang biasanya hanya tersedia di ponsel mahal, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Rabu (18/7/2018).

(asj/asj)