Senin, 16 Jul 2018 15:12 WIB

Apple Sulit Memikat Pasar India, Kenapa?

Anggoro Suryo Jati - detikInet
iPhone SE. Foto: detikINET/Adi Fida Rahman iPhone SE. Foto: detikINET/Adi Fida Rahman
Jakarta - India adalah negara 'pelarian' Apple kedua setelah China, namun ternyata perusahaan asal Cupertino, Amerika Serikat itu juga sulit menembus pasar India yang didominasi oleh ponsel murah.

Berdasarkan perkiraan dari Counterpoint Research, Apple hanya bisa menjual kurang dari sejuta unit iPhone selama pertengahan pertama 2018. Ini artinya penjualan mereka merosot dibandingkan 2017, yang penjualannya mencapai 3,2 juta unit.

Dengan angka penjualan seperti itu, Apple hanya mempunyai market share 2% di India. Hal ini diperburuk setelah tiga eksekutif Apple di India disebut mengundurkan diri.


Ketiga eksekutif itu adalah Head of Commercial Channel, Head of Telecom Carrier Sales, dan National Salses and Distribution Chief. Apple juga disebut tengah melakukan restrukturisasi di bagian penjualannya di India.

Jika tak berubah, Apple disebut bisa kehilangan market sharenya di India yang saat ini sudah terbilang kecil, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Senin (16/7/2018).

Sebagai informasi, China adalah pasar terbesar Apple setelah Amerika Serikat. Namun saat penjualan di China mulai melambat, mereka juga mengincar India yang kini menjadi pasar smartphone terbesar secara global.

Namun karena kondisi ekonomi India juga tak merata, di mana banyak penduduknya punya pendapatan perkapita rendah, Apple fokus menjual iPhone model lama di India seperti iPhone SE dan iPhone 6S. Tapi hal itu juga tak cukup, karena Apple sulit melawan Xiaomi dengan jajaran ponsel murahnya yang laris manis di negara tersebut. (asj/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed