Rabu, 06 Jun 2018 04:57 WIB

Panasonic Kembangkan Baterai Mobil Listrik Ramah Lingkungan

Raden Fadli Sumawilaga - detikInet
Ilustrasi mobil listrik Tesla. Foto: Elon Musk Ilustrasi mobil listrik Tesla. Foto: Elon Musk
Jakarta - Panasonic, satu-satunya pemsasok baterai lithium-ion mobil listrik Tesla, berencana mengembangkan baterai tanpa kobalt. Kobalt adalah bahan yang sangat penting di dalam baterai lithium-ion saat ini.

Dikutip dari The Drive, Rabu (6/6/2018), biaya, pasokan yang terbatas, dan isu lingkungan terkait penambangan mineral telah membuat salah satu perusahaan raksasa Jepang tersebut mencari alternatif untuk bahan baterai ini.

"Kami telah memangkas banyak penggunaan kobalt dan kami menargetkan untuk tidak menggunakannya sama sekali dalam waktu yang tidak lama lagi. Pengembangan tersebut sedang dalam pengerjaan," kata Head of Panasonic Automotive Battery Busines, Kenji Tamura.



Vendor otomotif yang berkomitmen untuk memproduksi lebih banyak mobil listrik, membuat bahan sumber baterai semakin sulit dibuat. Kobalt, yang pada dasarnya gabungan nikel dan mangan dalam baterai mobil listrik, adalah bahan yang relatif langka.

Itu sebabnya, harganya semakin tinggi. Selain itu, bahan mineral itu juga menjadi masalah etis dan geopolitik.

Kebanyakan kobalt di dunia ditambang di Kongo, yang secara umum dilakukan dengan cara menggunakan tangan, dan banyak dari penambang tersebut adalah anak-anak.

Kebanyakan perusahaan pertambangan yang bekerja di Kongo adalah milik orang China, begitu pula kilang-kilang yang memproses kobalt. China disinyalir sedang mengembangkan monopoli atas mineral tersebut.

Faktor-faktor tersebut memberi banyak insentif kepada perusahaan untuk merancang pengganti kobalt, tetapi belum jelas apa yang akan menjadi alternatifnya.

Kebutuhan untuk mengembangkan baterai dengan kapasitas penyimpanan yang lebih besar dan waktu pengisian yang lebih cepat telah menyebabkan puluhan proyek meneliti alternatif untuk lithium-ion.



Sejauh ini, bahan tersebut tidak ada yang tersedia secara komersial. Perusahaan Inggris juga telah mulai menjelajahi tambang lokal yang tidak aktif untuk bahan baterai.

Sebagai pemasok baterai tunggal untuk Tesla, tidak mengherankan bahwa Panasonic mencari alternatif untuk kobalt. Panasonic juga dikabarkan membuka pembicaraan dengan Toyota. Pembicaraan tersebut terkait dengan kemungkinan kesepakatan baterai untuk mobil listrik vendor otomotif tersebut. (rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed