Selasa, 29 Mei 2018 07:47 WIB

Advan Pamer Pabrik Ponsel 'Made in Semarang'

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Semarang - Sebagai produk nasional, Advan menunjukkan komitmen perusahannya dalam membangkitkan industri smartphone dalam negeri. Itu dibuktikan dengan keberadaan pabrik Advan yang terletak di Semarang, Jawa Tengah.

Pabrik yang memiliki luas area sekitar 15 ribu meter persegi ini mampu memproduksi perangkat, mulai dari smartphone hingga tablet sampai 30 ribu unit per harinya. Proses kelahiran puluhan ribu unit ini Advan tunjukkan di hadapan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara yang melakukan kunjungan kerjanya di pabrik Advan.

"Di sini yang dapat manfaat dengan keberadaan pabrik adalah dampak pada kontribusi nyata pada pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di Jawa Tengah. Kami juga menyerap tenaga kerja," ujar Marketing Director Advan Tjandra Lianto dalam paparannya usai kunjungan ke pabrik Advan.

Depan Menkominfo, Advan Pamer Pabrik AndalannyaFoto: Agus Tri Haryanto/detikINET

Produsen satu ini mengaku bahwa pabrik ini turut berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja hingga 1.000 orang. Kemudian, turut meningkatkan standar kompetensi karyawan di tengah era persaingan saat ini.

"Dan juga kita buktikan bahwa Indonesia mampu membuat produk yang sama dengan produk lainnya," ucapnya.


Di samping itu juga, melalui pabrik ini Advan ingin menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung kemajuan teknologi komunikasi Indonesia secara jangka panjang, serta mewujudkan era kebangkitan industri dalam negeri.

Pabrik Advan ini terdiri dari tiga ruang utama, terdiri dari ruang penyimpanan spare part dan dua ruang utama produksi. Pada ruang utama produksi terdapat delapan line depan dengan tugas masing-masing mulai dari perakitan, pengetesan, sampai pengemasan.

Depan Menkominfo, Advan Pamer Pabrik AndalannyaFoto: Agus Tri Haryanto/detikINET

Pada tahapan quality control, tim R&D Advan melakukan pengujian produk yang diklaim secara komperhensif, meliputi tes kemampuan layar, burning room, drop test, dan uji daya tahan produk melalui temp & humid test machine.

Advan merencanakan dalam waktu dekat ini akan memperluas pabriknya tersebut hingga tiga hektar lagi.

Adapun nilai investasi yang ditanamkan, disampaikan Tjandra, kurang lebih pihaknya telah menghabiskan dana sekitar Rp 1 triliun. Dana tersebut menggunakan anggaran mandiri dari perusahaan.

(mag/mag)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed