Kamis, 05 Okt 2017 18:50 WIB

Ideafest 2017

Mendorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi Aktif

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET
Jakarta - Ideafest kembali hadir dengan nama Ideafest 2017 x Tokopedia yang diselenggarakan pada 5-6 Oktober 2017 ini di Jakarta Convention Center.

Ajang ini akan mempertemukan profil-profil di berbagai industri ekonomi kreatif skala nasional dan internasional dengan mengusung konsep kolaborasi.

Di tahun kelimanya ini, Ideafest menjunjung semangat #kolaborAKTIF dengan sederetan rangkaian acara seperti Ideatalks dan Idea Conference.

Untuk hari pertama akan diisi dengan Ideatalks yang diisi oleh nama-nama besar seperti JFlow, Andra Matin, Andien, Dipha Barus, Raisa, Vidi Aldiano, Rachel Vennya, hingga Indra Sjafri.

Uniknya, ruangan-ruangan yang digunakan dalam Ideatalks ini diberi nama tokoh-tokoh terkenal di bidang teknologi, seperti Elon Musk, Steve Jobs, Mark Zuckerberg, hingga Jeff Bezos.

Sedangkan hari kedua akan diselenggarakan conference dengan pembicara yang tak kalah mentereng seperti Ashraf Sinclair, Andy F. Noya, Yovie Widianto, Deddy Corbuzier, hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Ada juga Tyler Brule yang berhasil mengkolaborasikan media cetak, web retail, radio, dan film, serta Casey Neistat, YouTuber yang punya puluhan juta subscribers.

Dua hal yang unik dari Ideafest kali ini adalah hadirnya o2o Bazaar dan Spice Up! Boot Camp. O2o (Online to offline) Bazaar membawa brand-brand lokal yang beroperasi secara online untuk mebuka booth dan berinteraksi langsung dengan pelanggannya.

Untuk mewujudkannya, Ideafest bekerja sama dengan Tokopedia, Samsung, Moka Post, serta Koffie & Foodie Market untuk menjadi kurator tenant yang mengisi o2o Bazaar.

Kemudian, berkolaborasi dengan Endeavor Indonesia, Ideafest 2017 juga menghadirkan Spice Up! Boot Camp yang merupakan sebuah wadah bagi pengusaha di bidang kuliner untuk meningkatkan bisnis mereka melalui pelatihan dengan mentor yang merupakan para profesional dan stakeholder dari bisnis food & beverages.

Pentingnya Kolaborasi

Dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center, Kamis (5/10/2017), Co-Chairman Ideafest 2017 Ben Subaktio, memaparkan pentingnya arti kolaborasi dalam event tersebut.

"Ideafest tidak akan menjadi sebesar ini kalau tidak ada dukungan dari partner, artis, YouTuber, hingga tokoh di bidang bisnis, marketing, serta investor yang saling berkolaborasi dan terkoneksi satu sama lain," ujarnya.

"Dalam Ideafest kali ini, kami juga ingin memberikan apresiasi bagi seluruh insan dalam industri kreatif melalui penghargaan bagi tiap-tiap tokoh yang memberikan prestasi lewat terobosannya dalam satu tahun terkhir.

"Pengumumannya masing-masing pemenang terhadap 14 kategori industri kreatif akan dilakukan besok (6 Oktober)," kata Ben menambahkan.

Turut hadir juga Melissa Siska Juminto, Chief of Staff Tokopedia, yang memaparkan kemiripan semangat dari Ideafest dan Tokopedia.

"Spirit kolaborasi yang ditunjukkan Ideafest sama seperti spirit yang ada di Tokopedia. Kami tidak akan ada hari ini tanpa kolaborasi dengan perbankan, 13 partner logistik kami, serta para pelaku industri yang berjualan di platform ini. Saya mengakui kami tidak akan sukses tanpa membantu orang lain," tuturnya.

Selain itu, Denny Galant sebagai Head of Product Marketing Samsung, menjelaskan partisipasinya dalam Ideafest 2017.

"Visi 'Do Bigger Things' yang diusung Samsung sejalan dengan tema Ideafest 2017 yaitu kolaborasi aktif. Kami mendukung pelaku kreatif untuk terus berkarya dan mencapai pencapaian yang lebih dalam hidupnya," katanya.

Yoris Sebastian, Founder OMG Consulting, juga membeberkan pentingnya ajang Ideafest. "Yang patut digarisbawahi adalah Ideafest tidak lagi Jakarta-sentris. Hal ini dapat memunculkan lebih banyak lagi kolaborasi yang terjadi," ujarnya.

"Seperti tahun lalu, saya bertemu anak generasi milenial yang memiliki tech startup tapi masih bingung mau bikin produk apa. Kemudian, ia bersama saya yang generasi X ini melakukan kolaborasi sub-sektor dan lintas generasi yang pada akhirnya bisa soft launch sebuah aplikasi," tuturnya menambahkan.

Dalam Ideafest tahun ini, Ben Subaktio memiiki harapan untuk membuat Indonesia bangga terhadap karya anak bangsa.

"Saya masih ingat ketika Nadiem Makarim, CEO Go-Jek, dan William Tanuwijaya, founder Tokopedia, menjadi pembicara dalam Ideafest 2015. Dan hari ini kita bisa liat dua startup unicorn dengan nilai lebih dari USD 1 Miliar, yang salah satunya menjadi partner kami," katanya. (rns/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed