Jumat, 22 Sep 2017 09:41 WIB

'Digembosi' Google, Nasib Ponsel HTC Diprediksi Suram

Fino Yurio Kristo - detikInet
HTC U11. Foto: trustedreviews HTC U11. Foto: trustedreviews
Jakarta - Sebagian aset HTC telah dibeli Google senilai USD 1,1 miliar. 'Penggembosan' itu dinilai akan semakin membuat HTC kelimpungan di jagat smartphone dan lebih fokus di bisnis virtual reality.

Raksasa internet tersebut mencaplok divisi HTC yang membuat smartphone Google Pixel. Transaksi secara tunai itu membuat Google berhak atas 2.000 karyawan HTC atau sekitar seperlima dari seluruh karyawan vendor asal Taiwan tersebut.

"Pembelian ini akan menjadi pengurangan signifikan dari pengeluaran di riset dan pengembangan kami. Secara keseluruhan, bisa mengurangi pengeluaran operasional sekitar 30 sampai 40%," kata Peter Shen, Chief Financial Officer HTC yang dikutip detikINET dari Reuters.

HTC akan melanjutkan 'sisa' bisnis smartphone-nya di masa mendatang. Namun pengurangan aset secara drastis akibat dibeli Google membuat nasib jangka panjang ponsel HTC dipertanyakan.

"HTC memang bisa mendesain dan memproduksi produk inovatif, tapi tak mampu menyamai uang vendor seperti Samsung untuk promosi," kata Jake Saunders, analis di ABI Research.

"Kompetitor seperti Huawei, Oppo, Xiaomi dan ZTE juga semakin memperlemah mereka," tambah dia.

Laporan dari biro riset IDC menyebut pangsa pasar HTC tahun lalu cuma 0,9%. Turun drastis dari puncak kejayaannya tahun 2011 sebesar 8,8%.

HTC cukup sukses di bisnis virtual reality dengan produk headset HTC Vive. Mungkin saja mereka akan lebih serius di bidang ini ketimbang di smartphone.

Saksikan video 20detik tentang Google beli aset HTC di sini:

[Gambas:Video 20detik]

Tonton Juga: Nama Bruno Mars dan Avril Lavigne Paling Bahaya di Internet

(fyk/fyk)