Penanak nasi dengan sebutan kerenΒ Mi Induction Heating Pressure Rice Cooker itu adalah produk pertama dari divisi Mi Ecosystem. Mi Ecosystem dikhususkan untuk menjual barang elektronik yang terkoneksi internet.
Tak dijelaskan mengapa Xiaomi memilih rice cooker sebagai produk pertama Mi Ecosystem. Mungkin karena nasi adalah makanan pokok di China maupun pasar potensial Xiaomi seperti India dan tentu saja Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip detikINET dari The Next Web, Xiaomi mengklaim pembuatan rice cooker canggih itu menghabiskan waktu 18 bulan dengan 30 ribu kali percobaan. Semuanya untuk menghasilkan rasa nasi paling enak.
Harganya memang jauh lebih mahal dari penanak nasi biasa, yakni USD 150 atau di kisaran Rp 2 juta. Tapi di China, banderol itu lebih murah dibandingkan rice cooker sejenis dari vendor Jepang. Belum jelas apakah produk baru Xiaomi ini akan beredar di mancanegara.
(fyk/rns)