Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Laporan dari Berlin
Manjakan Gamer, Lenovo Geber PC Gaming Premium
Laporan dari Berlin

Manjakan Gamer, Lenovo Geber PC Gaming Premium


Achmad Rouzni Noor II - detikInet

Suasana acara (rou/detikINET)
Berlin -

Para gamer punya nilai yang spesial di mata Lenovo. Wajar saja, di saat penjualan komputer lesu dan kurang bergairah, para gamer inilah yang membuat bisnis PC mereka tetap bertahan dan masih punya antusias tinggi.

"Ada 1,8 miliar gamer di seluruh dunia, dan 1 miliar di antaranya merupakan PC gamer," sebut SVP & President Lenovo EMEA Eric Cador saat membuka pesta peluncuran serangkaian produk terbarunya di E-Werk, Berlin, Jerman.

Jelas, itu pasar yang menggiurkan untuk dimenangkan oleh Lenovo. Maka tak heran, jika dalam kesempatan ini, raksasa elektronik asal China itu langsung menggelontorkan delapan produk sekaligus. Tiga di antaranya adalah desktop premim Lenovo Ideacentre seri Y900 dan Y700, serta laptop premium Ideapad Y700.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara lima sisanya adalah aksesoris pelengkap seperti Lenovo Y Gaming Surround Sound Headset, Lenovo Y Gaming Mechanical Keyboard, Lenovo Y Gaming Precision Mouse, Lenovo Y Gaming Active Backpack, dan Lenovo Y Gaming Mouse Mat.

Dalam seremoni peluncuran ini, Lenovo juga mengundang dua gamer profesional jagoan League of Legends. Siapa lagi kalau bukan Marcel Feldkamp dan Froggen. Keduanya bahkan setuju untuk ikut membangun next generation gaming machine Lenovo.

"Bagi kami, yang penting PC gaming itu tidak boleh ngelag saat dimainkan," kata Froggen yang mendapat anggukan dari Feldkamp saat ditanya apa faktor penting dari sebuah PC gaming itu.

Kedua gamer ini pun ikut memuji Lenovo yang begitu bergairah terjun di pasar PC gaming. Apalagi menurut Dilip Bhatia, Vice President Worldwide Marketing & User Experience, PC & Enterprise Business Group Lenovo, mereka tetap bekerja sama dengan Intel untuk memastikan produk-produk gamingnya memiliki prosesor yang terbaik.

Bhatia juga memproyeksi, industri PC gaming akan terus tumbuh, dari USD 26 miliar pada 2014 menjadi USD 35 miliar di 2018 mendatang. Pertumbuhan itu diyakini akan datang lebih banyak dari pasar Asia. Sementara dari luar Asia juga ada potensi dari 86 juta gamer.

(rou/asj)





Hide Ads