Adapun aset yang diakuisisi oleh Daum Kakao berupa aplikasi jejaring sosial Path dan aplikasi pesan Path Talk. Tidak ada informasi berapa nilai akuisisi ini. Baik KakaoTalk maupun Path tidak menyebutkan jumlahnya.
Bagi KakaoTalk, membeli Path menjadi akuisisi strategis untuk merangkul pangsa pasar messaging lebih besar dan bersaing dengan kompetitornya, Line. Seperti dilansir Business Insider, Jumat (29/5/2015), Path yang didirikan pada 2010, saat ini punya 30 juta pengguna. Pasar terbesarnya di Asia, dengan pengguna terbanyak di Indonesia.
Pendiri Path Dave Morin beberapa waktu lalu mengakui bahwa Indonesia merupakan salah satu negara pengguna terbesar bagi Path. Pada September 2014, Morin mencatat jumlahnya lebih dari 4 juta orang.
"Indonesia merupakan salah satu negara pengguna Path terbesar kami. Ini yang sudah tim kami pelajari, bahwa pertumbuhan ponsel di negara itu sangat besar," kata Morin saat itu.
"Pertumbahan mobile di Indonesia sangat besar. Bahkan mungkin akan ada 100 juta ponsel pintar yang masuk ke Indonesia dalam 12 bulan ke depan. Ini prospek," tambahnya.
Gosip mengenai akuisisi Path sejatinya sudah merebak sejak tahun lalu. Sejumlah nama disebut-sebut tengah melirik Path karena potensinya untuk merangkul lebih banyak jumlah pengguna, terutama dari Indonesia. Namun Morin kerap mengelak jika ditanya soal ini. "Saya tidak mengomentari gosip dan spekulasi," sebutnya kala itu.
(Rachmatunisa/Ardhi Suryadhi)