Smartphone boleh dibilang perangkat revolusioner yang benar-benar mengubah cara orang berkomunikasi. Seperti apa perkembangan smartphone dari kelahirannya dan model apa saja yang dianggap sebagai trendsetter atau pemicu tren?
Smartphone pertama diyakini adalah IBM Simon yang lahir 20 tahun lampau, tepatnya pada 16 Agustus 1994. Kemampuannya masih dasar dan baterainya hanya bertahan satu jam, tapi di zamannya perangkat ini sudah tergolong canggih.
Sejak saat itu sampai sekarang, banyak model smartphone bermunculan dengan beberapa model berstatus legendaris atau trendsetter. Berikut beberapa di antaranya yang dihimpun dari berbagai sumber.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dell Streak
|
|
Dilahirkan pada tahun 2010, Dell Streak adalah smartphone Android yang memiliki layar 5 inch. Pada saat itu, belum ada smartphone dari vendor lain yang memiliki layar sebesar itu.
Memakai OS Android 1.6 Donut, spesifikasinya seperti prosesorΒ 1 GHz Qualcomm QSD8250 SnapdragonΒ dan RAM 512 MB. Pada saat itu, spesifikasi tersebut sudah bisa dibilang powerful.
Sayangnya, Streak tidak begitu sukses di pasaran, karena softwarenya banyak masalah dan marketing kurang maksimal. Mungkin juga konsumen masih merasa aneh dengan ponsel layar besar. Pada Desember 2011, Dell menghentikan produksi seri Streak.
Nokia 808 PureView
|
|
Kemampuan kamera 808 PureView pun terbukti jauh lebih bagus dibandingkan kompetitornya. Maka, pesaing Nokia seperti Samsung, HTC dan Sony kelabakan dan mulai berinvestasi besar-besaran membuat kamera smartphone yang tidak kalah hebat.
Sayangnya, Nokia 808 PureView kurang sukses di pasaran. Mungkin karena ia memakai sistem operasi Symbian yang saat itu pun mulai ditinggalkan.
Namun teknologi kamera PureView tidak lantas dibuang begitu saja. Nokia kemudian merilis Lumia 1020, ponsel Windows Phone dengan kemampuan kamera yang sama hebat dengan Nokia 808.
Samsung Galaxy S II
|
|
Galaxy S II sangat populer dan dinilai menjadi ponsel Android pertama yang sukses memberi perlawanan pada kedigdayaan iPhone. Ia dinilai salah satu pembuka jalan sehingga sistem operasi Android meraja di dunia.
Total diperkirakan 40 juta unit Galaxy S II telah terjual. Kombinasi desain yang menarik dan jeroan powerful pada masanya membuat S II berkibar.
Handset ini dibekali prosesor dual core 1,2 GHz, RAM 1 GB, dan sistem operasi Android Gingerbread. Sedankan kameranya berkekuatan 8 megapixel.
Nokia N8
|
|
Sebagai jawaban, pada tahun tersebut, Nokia memperkenalkan Nokia N8. Ini adalah smartphone flagship dengan kemampuan kamera hebat pada masanya, 12 megapixel.
Dengan bodi premium dan spesifikasi tinggi, Nokia N8 diharapkan menjadi juru selamat Nokia. Sayangnya, kedatangannya dinilai sudah terlambat dan gagal bersaing dengan rival. Banyak yang menilai, inilah smartphone Symbian terakhir yang paling powerful.
Setahun kemudian, Nokia meninggalkan Symbian dan beralih ke Windows Phone. Nokia N8 pun menjadi kenangan.
Nokia Lumia 800
|
|
Meski penjualannya akhirnya tidak sesuai target, kelahiran Lumia 800 dipandang penting. Terutama karena ia adalah perangkat pertama yang memakai Windows Phone 7.5 Mango dan menjadi smartphone Windows pertama yang operasionalnya menyaingi Android serta iOS.
Desainnya juga lumayan berkelas. Kelahiran kembali Windows Phone di Lumia 800 pun dinilai menjadi angin segar di tengah dominasi Apple dan Google.
Sayangnya, Lumia 800 juga menjadi awal kejatuhan Nokia. Dari yang semula menguasai pasar ponsel dunia, kini divisi ponsel Nokia sudah diakuisisi Microsoft dengan harga murah.
IBM Simon
|
|
"Simon tidak disebut sebagai smartphone pada saat itu. Tapi fiturnya mirip seperti yang kita temui sekarang," kata Charlotte Connely, kurator di Science Museum London.
"Ada kalender, bisa untuk menulis catatan, dan mengirim email serta pesan dan mengkombinasikan semua hal tersebut dengan kemampuan ponsel," lanjut Connely.
IBM Simon hanya terjual sekitar 50 ribu buah, mungkin karena harganya yang terhitung sangat mahal di zaman itu, yakni USD 899. Dengan kurs sekarang di kisaran USD 1400 atau Rp 16 jutaan.
Ericsson R380
|
|
Karena itulah, Ericsson R380 dianggap sebagai pionir smartphone Symbian yang beberapa modelnya kemudian mendominasi pasar, terutama keluaran Nokia, sebelum iPhone dilahirkan.
Spesifikasi R380 sebenarnya sangat biasa untuk standar modern. Layarnya masih hitam putih, hanya support jaringan GSM dan user tidak bisa menginstall aplikasi selain yang sudah ada di dalamnya.
Tapi, desainnya ringan dan portabel seperti ponsel kebanyakan. Pada saat itu, harganya mencapai USD 700.
Nokia Communicator
|
|
Seri pertamanya adalah Nokia 9000 Communicator yang meluncur pada tahun 1996. Pada masanya, Communicator 9000 sudah tergolong ponsel canggih. Ia dibekali prosesor Intel 24 MHz i386. Memorinya 8MB dan disertai sistem operasi GEOS 3.0.
Seri-seri berikutnya yang dikeluarkan Nokia semakin canggih dan berharga mahal, sehingga sempat membuat seri Communicator kemudian menjadi favorit konsumen kaya.
Namun akhirnya, Nokia tidak lagi melanjutkan seri Communicator. Ia dilebur menjadi seri Nokia E, yang di masanya adalah ponsel untuk para pebisnis.
BlackBerry 6200
|
|
BlackBerry 6200 meluncur pada tahun 2003. Kombinasi keyboard qwerty klasik, support jaringan GSM dan fitur bisnis membuat BlackBerry 'meledak'.
Dengan support jaringan GSM, BlackBerry bisa terhubung dengan operator di seluruh dunia. Ditambah kemampuan unik tapi berguna seperti push email, seri tersebut mengawali kejayaan BlackBerry.
Di masa itu sampai sekitar tahun 2010, BlackBerry pun dinilai sebagai ponsel untuk pebisnis atau kalangan elit. Sayang belakangan, popularitasnya semakin tenggelam.
Apple iPhone
|
|
iPhone menandai berakhirnya masa smartphone dengan keybard qwerty fisik. Spesifikasinya pada awalnya memang tidak maksimal, tapi itu bukan masalah besar karena kekuatan brand Apple membuatnya favorit.
Kedatangan iPhone menandai kemunculan industri aplikasi bernilai miliaran dolar. Bermacam aplikasi bermunculan dengan begitu banyak kegunaan dari para developer yang berlomba menghadirkan fungsi atau hiburan terbaik.
Sampai saat ini, seri iPhone masih sangat laris. Kedatangan iPhone 6 pun sudah ditunggu oleh banyak orang.
(fyk/ash)