Kecanggihan Google Glass yang sukses menyita perhatian penggemar gadget mungkin bakal semakin memukau ke depannya. Tak sekadar menggunakan perintah suara, kacamata pintar ini bakal bisa dikendalikan lewat pikiran.
Hal itulah yang tengah dikerjakan oleh sebuah tim bernama This Place. Tim asal London ini mengembangkan sebuah perangkat yang dapat menangkap frekuensi otak untuk kemudian dikonversi menjadi sebuah perintah untuk mengoperasikan Google Glass.
Perangkat yang merupakan headset biosensor EEG ini harus dikombinasikan dengan perangkat lunak bernama MindRDR untuk dapat berfungsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun karena masih dalam pengembangan, tak banyak perintah yang mampu dikonversi. MindRDR baru dapat memerintah pengambilan gambar dari kamera Google Glass dan meng-upload hasilnya ke facebook untuk berbagi.
Demi memperluas pengembangan MindRDR, seperti dilansir Engadget, Kamis (10/7/2014), pembesutnya juga mempersilakan developer lainnya untuk turut mengembangkan perangkat lunak ini. MindRDR dibagikan secara gratis melalui website gifthub.
Dalam sebuah video yang memperlihatkan penggunaan MindRDR pada Google Glass, konversi frekuensi otak menjadi sebuah perintah ternyata memang bisa dilakukan.
Seorang pengguna Google Glass terlihat berusaha mengambil sebuah gambar dengan hanya berkonsentrasi pada objek yang ingin dijepret.
Sesaat kemudian kamera Google Glass pun menjepret objek tersebut untuk kemudian si pengguna juga meng-upload-nya ke Facebook, juga dengan menggunakan pikirannya.
Β
Berikut videonya.
Β