Apple telah resmi memasukkan iPhone 5S dan 5C ke Indonesia. Nah, setelah kehadiran ponsel terbarunya itu, bagaimana nasib iPhone versi di bawahnya?
Direktur Marketing and Communication Erajaya Djatmiko Wardoyo menjelaskan, distributor Apple di Indonesia sejatinya sudah bersiap menyambut iPhone 5S dan 5C sejak beberapa bulan lalu. Alhasil, kondisi ini berdampak pada pemesanan iPhone 5 ke Apple.
"Kalau melihat iPhone 5, sejak tiga bulan lalu memang sudah sedikit sekali keberadaannya. Kita juga tak ada order lagi ke Apple," kata Koko -- sapaan akrabnya kepada detikINET.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alhasil, Koko pun memastikan distributor Apple tak ada program pemangkasan harga besar-besaran untuk iPhone 5 dan versi yang lebih lawas. Sebab di grup Erajaya -- yang membawahi iBox dan Erafone -- iPhone 5 sudah sulit ditemukan barangnya.
Sementara versi iPhone yang lebih lawas, cuma iPhone 4 berkapasitas 8 GB yang masih dijajakan dengan banderol Rp 4 jutaan.
"Jadi sepertinya tidak relevan untuk dibandingkan. Pertama karena iPhone 5 itu sudah sulit ditemui dan iPhone 4 8GB itu tidak apple to apple, karena cuma diharga Rp 4 jutaan. Sedangkan iPhone 5S Rp 10 jutaan, jadi jauh harganya," papar Koko.
Erajaya sendiri memboyong iPhone 5S ke Indonesia dengan berbagai channel. Mulai dari berkolaborasi dengan Telkomsel dengan menawarkan paket bundling, ataupun menjualnya lewat jaringan retail Erafone dan iBox.
Sayang, Koko enggan menyebut berapa stok alokasi iPhone 5S dan 5C yang disiapkan di gudang untuk mengakomodir penjualannya di Indonesia.
"Yang pasti saat ini pola penjualan iPhone di Indonesia itu berbeda. Dulu iPhone masuk lewat operator partner resmi Apple, sekarang sudah open distribution," jelasnya.
Β
Artikel Terkait:
-Β 6 Fitur Unggulan iPhone 5S
-Β iPhone 5S vs Galaxy Note 3, Mana Lebih Baik?
-Β FotoINET: Warna-warni iPhone 5C dan 5S di September Ceria
- FotoINET: Jimmy Gunawan, Pemilik iPhone 5S Pertama di Dunia